Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Leher Tersayat, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Mayat Pria Tanpa Busana Ditemukan di Megaluh Jombang

Achmad RW • Senin, 13 April 2026 | 12:39 WIB
Penemuan jasad pria tanpa identitas di sungai menggegerkan warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) siang. (Achmad RW/Radar Jombang)
Penemuan jasad pria tanpa identitas di sungai menggegerkan warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) siang. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Penemuan jasad pria tanpa identitas di sungai menggegerkan warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan luka serius di bagian leher diduga bekas sayatan benda tajam.

Jasad pertama kali ditemukan seorang petani setempat di aliran Sekunder Turi Baru.

Posisi korban tersangkut di cor pembatas sungai yang terhubung dengan Saluran Induk Mrican Kanan.

Baca Juga: Siap Pimpin PKB Jombang, M Waliyul Hakim Tawarkan Politik Kehadiran dan Berdampak

”Yang pertama kali menemukan itu petani. Posisinya di sungai, tersangkut di cor pembatas,” ujar Kepala Dusun Paras Johan Dwi Santoso.

Saat ditemukan, kondisi jasad masih relatif segar. Korban hanya mengenakan celana dalam dan berada dalam posisi tengkurap.

”Posisinya hanya memakai celana dalam, tengkurap dan menyangkut di cor pembatas sungai,” lanjutnya.

Penemuan tersebut langsung memicu kerumunan warga. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Megaluh datang ke lokasi. Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad ke tepian.

Saat proses evakuasi, petugas menemukan luka menganga di bagian leher korban yang diduga akibat sayatan benda tajam.

”Ada luka seperti digorok di lehernya. Entah pembunuhan atau bagaimana,” kata Johan.

Meski terdapat luka di bagian leher, Johan menyebut wajah korban relatif masih utuh. Dari pengamatan sekilas, usia korban diperkirakan antara 30-40 tahun.

”Warga di sini tidak ada yang kenal,” imbuhnya. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Jombang Ipda Achmad Muzaiyin Noor menyatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga: Fantastis! 115 Siswa MA Perguruan Muallimat Cukir Jombang Tembus PTN Jalur Prestasi, Berikut Nama-Namanya

”Masih dalam penyelidikan. Tim identifikasi masih bekerja. Nanti kalau sudah ada kejelasan akan kami sampaikan,” singkatnya.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan turun langsung ke lokasi pada Minggu (12/4) petang.

Ia memimpin olah TKP lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban apakah kematian wajar atau ada tindakan pidana.

”Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka di bagian leher dan pipi. Namun, kami belum bisa memastikan apakah ini kematian wajar atau ada tindak pidana,” ujarnya.

Disinggung dugaan pembunuhan, kapolres belum memberikan kepastian. Penyidik masih menunggu hasil pendalaman di lokasi serta hasil otopsi.

”Terkait luka, apakah itu  diakibatkan benda tumpul atau senjata tajam, masih kita dalami,” tegasnya.

Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD Jombang untuk diautopsi.

Proses tersebut juga melibatkan tim forensik dari RS Bhayangkara Kediri. Polisi juga terus mengintensifkan olah TKP lanjutan. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#tanpa busana #Megaluh #leher #Jombang #mayat