JombangBanget.id – Cuaca esktrem di Jombang memakan korban.
Dua buruh tani tersambar petir saat bekerja di area persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang, Sabtu (28/3) sore.
Satu orang tewas di lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui berinisial J, 36, warga Dusun Sini, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Sementara rekannya, S, warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang selamat meski sempat tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sekretaris Desa Kedungbetik Darto Wahab mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00.
Keduanya merupakan buruh tani yang bekerja sebagai pengangkut padi secara borongan.
Baca Juga: Layanan Poli Eksekutif RSUD Jombang Terus Diperluas, Ini Keunggulannya
”Kejadiannya sekitar pukul 15.00. Jadi, mereka ini pekerja pengakut padi, ikut borongan orang,” terangnya, Minggu (29/3).
Saat hujan deras turun, keduanya sempat menghentikan aktivitas untuk berteduh.
Namun setelah hujan reda, keduanya kembali ke sawah untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.
”Saat hujan deras itu mereka sempat berhenti, setelah reda, mereka lanjut lagi mengangkat padi yang masih tersisa di sawah,” ujarnya.
Nahas, beberapa saat kemudian petir menyambar area persawahan dan mengenai korban.
Akibatnya, J langsung meninggal di lokasi dengan luka bakar akibat sambaran petir.
Baca Juga: Student Journalism: Kiat Menghafal Alquran
”Yang satu meninggal di tempat, yang satu tadi kesababan kalau bahasa Jawanya, dan sudah dibawa ke RSUD,” lontarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari tengah sawah.
Petugas kepolisian dan tenaga kesehatan juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi.
”Untuk jenazah sudah dibawa pulang, tadi sudah dicek juga sama petugas polisi dan petugas kesehatan di lokasi,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz