JombangBanget.id – Gunadi, 34, warga Lamongan ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah kontrakan di Dusun Sarirejo, Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Jombang, Minggu (15/3) pagi.
Sebelum tewas, ia sempat mengeluhkan sesak nafas.
’’Diketahuinya sekitar pukul 05.00, yang menemukan awal wanita yang tinggal bersama korban,’’ kata Kapolsek Tembelang AKP Fadilah.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Desi Selfianah, 33, yang tinggal satu rumah dengan korban.
Pada Sabtu (14/3) pagi, Desi meninggalkan korban yang saat itu mengeluhkan sesak di bagian dada.
’’Saat saksi meninggalkan korban di kontrakan, korban mengaku dadanya terasa sesak,’’ terangnya.
Setelah meninggalkan kontrakan, Desi pergi ke rumah orang tuanya di Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Sekitar pukul 10.00 ia sempat mencoba menghubungi korban melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapat balasan.
’’Keesokan paginya saksi kembali ke kontrakan untuk memastikan kondisi korban,’’ jelasnya.
Saat membuka pintu kamar yang tidak terkunci sekitar pukul 05.00, Desi mendapati korban sudah dalam kondisi kaku dan tertelungkup di kasur.
’’Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur,’’ urainya.
Baca Juga: Sehari, Dua Pemotor Tewas di Jombang, Ini Kronologi Kecelakaan Mautnya
Mengetahui kejadian itu, saksi kemudian menghubungi keluarga korban di Lamongan serta melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tembelang.
Polisi bersama tim identifikasi Polres Jombang dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Tembelang kemudian mendatangi lokasi untuk memeriksa tubuh korban.
’’Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,’’ ungkapnya.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban memang memiliki riwayat penyakit sesak napas.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang dari lokasi. Di antaranya sprei dan celana pendek milik korban.
’’Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan otopsi,’’ bebernya. (riz//jif)
Editor : Ainul Hafidz