JombangBanget.id - Hujan disertai angin kencang menerjang Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Minggu (8/3) siang.
Dalam hitungan menit, hempasan angin merusak sejumlah rumah warga dan membuat panik masyarakat.
Desy Andra, 34, warga setempat, menuturkan awalnya hanya turun gerimis sebelum angin tiba-tiba bertiup sangat kencang.
”Awalnya cuma gerimis, tidak deras. Tiba-tiba anginnya kencang sekali,” ujarnya.
Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah yang beterbangan.
Beberapa warga terpaksa menutup atap dengan terpal sambil menunggu perbaikan. Komariyah, 50, warga Dusun Belut, mengaku atap rumahnya rusak dalam sekejap.
”Hujan dulu sama angin, terus tiba-tiba jadi mawut,” tuturnya.
Selain rumah warga, sebuah warung juga dilaporkan rusak.
Beruntung tidak ada korban luka karena sebagian besar warga berada di dalam rumah saat peristiwa berlangsung.
Supervisor Pusdalops BPBD Jombang, Stevy Maria, menyebut pihaknya masih melakukan pendataan.
Data sementara mencatat sedikitnya tujuh rumah terdampak, dengan kerusakan ringan hingga sedang.
Baca Juga: Angin Kencang Landa Jombang, Belasan Rumah Warga Rusak
”Untuk data paling mutakhir, ada lima rumah yang terdampak,” jelasnya.
Upaya perbaikan mandiri sudah mulai dilakukan pemilik rumah. Pemkab Jombang juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap yang rusak.
“Bantuan terpal sudah disalurkan,” pungkas Pepi dari BPBD.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, berdasarkan hasil asesmen sementara, total terdapat lima rumah warga yang terdampak akibat terpaan angin kencang tersebut.
”Dari pendataan di lokasi, lima rumah terdampak. Empat rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak sedang,” ujarnya.
Menurut Wiku, kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Usai menerima laporan dari warga, tim BPBD Jombang langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
”Petugas langsung melakukan kaji cepat untuk memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan warga terdampak,” imbuhnya.
Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah yang rusak sementara waktu agar tidak kemasukan air saat hujan turun.
”Terpal sudah kami distribusikan untuk penanganan sementara pada rumah yang atapnya rusak,” pungkasnya.(riz/yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz