JombangBanget.id – Sembilan remaja yang berbuat onar di Jombang diringkus Satreskrim Polres Jombang.
Para remaja ini ditangkap setelah menyerang warga hingga merampas motor dan handphone milik pengendara di jalan arteri kecamatan Peterongan, minggu (3/12) dini hari.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, sembilan orang itu digelandang dari rumah dan kos masing-masing.
Namun, hanya enam di antaranya yang ditetapkan sebagai tersangka.
”Mereka berasal dari Jombang, Surabaya, Gresik, hingga Nganjuk,” ujarnya.
Para pelaku yang diamankan, yakni FRI, 16, asal Jombang, DA, 24, asal Gresik, BEP, 20, asal Nganjuk, MRY, 16, MH, 16, dan AFP, 16, asal Surabaya.
”Empat di antaranya masih di bawah umur. Seluruhnya mengaku berafiliasi dengan perguruan silat tertentu,” terangnya AKP Dimas.
Aksi brutal itu terjadi pada Minggu (23/11) pukul 03.00 di jalur arteri nasional Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan.
Mereka menggelar konvoi motor, memberhentikan pengguna jalan, lalu menganiaya korban.
Dua motor dan sebuah handphone berhasil dirampas. Satu motor ditinggalkan di lokasi, sementara satu unit lainnya dibawa kabur dan dijual di wilayah Surabaya.
”Uangnya kemudian mereka bagi-bagi,” terang Dimas.
Baca Juga: Tiga Remaja Babak Belur Dikeroyok Gangster di Jombang, Dua Orang Kini Diringkus Polisi
Berdasarkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap komplotan tersebut.
Sejumlah barang bukti ikut diamankan. ”Ada BPKB motor dan sebuah handphone milik korban,” bebernya.
Enam tersangka kini meringkuk di sel tahanan. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
”Kita masih dalami pemeriksaan,” tandas AKP Dimas. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz