JombangBanget.id – Seorang peziarah makam Gus Dur asal Kabupaten Gresik meninggal mendadak di dalam bus, Minggu (16/11) siang.
Dari hasil identifikasi yang dilakukan tim inafis Polres Jombang dan petugas medis, tidak ditemukan tanda penganiayaan.
Diuga korban meninggal karena serangan jantung.
Kapolsek Diwek AKP Darul Hudha menerangkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30.
Korban diketahui bernama Suwanto, 60, warga Desa Manganti RT 06 RW 03 Kecamatan Manganti, Kabupaten Gresik.
Ia berziarah ke makam Gus Dur bersama rombongan menggunakan bus Nila Trans bernomor polisi W 7570 UO.
”Korban datang bersama rombongan bus,” terangnya.
Saat tiba di area parkir kawasan religi makam Gus Dur, Dusun Kwaron, Kecamatan Diwek, korban mengeluhkan sesak napas.
Istri korban, Yanik, 59, lalu meminta bantuan jamaah lain.
Korban sempat akan dibawa ke rumah sakit KH Hasyim Asy’ari yang berada tak jauh dari lokasi.
Namun, kondisi korban semakin melemah dan menghembuskan napas terakhir di dalam bus.
”Jadi belum sempat dibawa ke rumah sakit,” terangnya.
Usai mendapat laporan, jajaran Polsek Diwek bersama tim inafis Polres Jombang dan petugas Medis tiba di lokasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
Diduga korban meninggal karena sakit.
”Diduga korban meninggal akibat serangan jantung,” tambahnya.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak meminta proses otopsi.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Gresik.
”Jenazah korban langsung dibawa ke Gresik, rombongan juga kembali ke Gresik,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz