Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Banjir Berhari-hari di Desa Pojokkulon Jombang, Bikin Aktivitas Warga Terganggu

Achmad RW • Jumat, 14 November 2025 | 20:33 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang beberapa hari terakhir memicu banjir di Dusun Sambigelar, Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben, Jombang.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang beberapa hari terakhir memicu banjir di Dusun Sambigelar, Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben, Jombang.

JombangBanget.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang beberapa hari terakhir memicu banjir di Dusun Sambigelar, Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Sedikitnya ada puluhan rumah warga tergenang. Ketinggian muka air berkisar 30 sentimeter. Akibatnya, aktivitas warga terganggu.

Hingga Kamis (13/11) siang, genangan masih bertahan dengan ketinggian bervariasi.

Sejumlah rumah dan jalan kampung tergenang, bahkan air masuk ke dalam rumah warga.

”Ini sudah hari ke lima wilayah sini kebanjiran. Sempat surut di hari ke tiga, tapi dua hari belakangan trennya naik lagi,” terang Kepala Dusun Sambigelar M Ali AF, 31, kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Ali menyebut lebih dari 20 rumah warga terdampak, terutama di wilayah utara jalan.

Ketinggian muka air bervariasi antara 30–60 sentimeter.

”Yang paling parah yang utaranya jalan sebenarnya, khususnya yang di belakang-belakang, banyak yang masuk rumah juga,” imbuhnya.

Menurut Ali, selain curah hujan yang tinggi, muncuknya genangan disebabkan kondisi saluran buang (afvoer) di wilayahnya yang dangkal sehingga air meluber ke permukiman.

”Selain hujan deras, kondisi saluran buang dangkal sehingga air meluber ke permukiman,” bebernya.

Menurutnya, warga sudah sering kali melaporkan kondisi afvoer yang dangkal kepeda pihak terkait,namun belum ada tindak lanjut.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Saluran Watudakon Jombang Dinormalisasi, Ini Progres Terbarunya

”Sudah beberapa kali laporan minta dikeruk juga belum ada tindakan,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas melalui Supervisor Pusdalops Stevy Maria membenarkan banjir yang menggenangi permukiman warga di Dusun Sambigelar.

”Jadi Selasa (11/11) malam ada dua titik yang tergenang, ada di Klitih Plandaan, tapi pagi sudah hilang. Kedua di Sambigelar, Pojokkulon, itu masih bertahan sampai siang tadi,” lontarnya.

Pepy menambahkan, pihaknya sudah melakukan asessmen ke lokasi.

”Menurut keterangan memang sudah beberapa hari berlangsung, kami masih mencoba mengidentifikasi masalahnya untuk kemudian bisa dicarikan solusi,” pungkasnya.(riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#saluran #hujan #luber #banjir #Kesamben #Jombang #afvour watudakon #pojokkulon #BPBD Jombang