JombangBanget.id – AAM, bocah 5 tahun asal Dusun Mojogeneng, Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Sekunder Tejo 1, Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Rabu (29/10) siang.
Ia sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (28/10) petang.
”Jadi ceritanya, korban ini sekitar pukul 17.00 itu sedang disuapi ibunya, kemudian ditinggal mandi dan dititipkan ke kakaknya, sementara ayahnya di belakang rumah mencari rumput,” terang Kepala Desa Gedangan, Sukarno, Selasa malam.
Namun, saat sang ibu selesai mandi, ia kaget lantaran mendapati korban sudah tidak berada di rumah.
”Maghrib itu dicari tidak ada, diduga tenggelam, karena rumah korban mepet dengan sungai,” lontarnya.
Upaya pencarian dilakukan oleh warga, relawan, dan petugas BPBD Jombang.
Petugas menyisir area sungai. Hingga pukul 20.30 malam, korban belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya.
Jasad korban akhirnya ditemukan warga di mengambang di sungai di wilayah Desa Tambar pada Rabu (29/10) siang sekitar pukul 10.00.
”Jasad korban ditemukan di wilayah Desa Tambar karena terbawa arus,” terang Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.
Jasad korban kemudian dievakuasi petugas ke RSUD Jombang untuk proses identifikasi.
”Setelah keluarga datang dan mengecek, hasilnya identik. Pakaian korban juga masih melekat,” terang Kapolsek Mojowarno, AKP Soesilo. Setelah dipastikan tidak ada indikasi kekerasan, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz