Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ambulans dari Kediri Menuju Surabaya Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Ini Penyebabnya

Achmad RW • Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:04 WIB
TERBALIK: Ambulans membawa penumpang yang terguling di Tol Jombang–Mojokerto KM 693+800 Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Selasa (21/10) sore.
TERBALIK: Ambulans membawa penumpang yang terguling di Tol Jombang–Mojokerto KM 693+800 Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Selasa (21/10) sore.

JombangBanget.id - Ambulans yang tengah membawa penumpang terguling di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) KM 693+800 arah Surabaya, tepatnya Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Selasa (21/10) sore.

Mengakibatkan lima orang di dalamnya mengalami luka.

’’Kejadiannya sekitar pukul 16.40 WIB, kecelakaan tunggal,’’ kata Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto.

Ambulans Suzuki APV bernopol AG 8095 EP itu disopiri Veri QH, 40, warga Kediri.

Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan tersebut melaju dari Kediri menuju Surabaya.

’’Dari keterangan sopir, kecepatan sekitar 110 kilometer per jam di lajur dua,’’ ucapnya.

Kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.

’’Mobil mengalami aquaplaning. Ban kehilangan traksi (daya cengkeram) di atas genangan air sehingga oleng,’’ terangnya.

Ambulans sempat berputar di jalur, lalu menghantam pembatas jalan bagian kiri.

’’Setelah menabrak guardrail, kendaraan terguling dan melintang di lajur satu serta lajur luar,’’ ungkapnya.

Petugas Layanan Jalan Tol (LJT) bersama Patroli Jalan Raya Polda Jatim langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

’’Lima orang di dalam ambulans tersebut mengalami luka dan sudah ditangani tim medis,’’ terangnya.

Kendaraan yang terguling sementara diamankan di pos terdekat. ’’Kondisi mobil rusak di bagian samping dan atap,’’ tambahnya.

Arus lalu lintas sempat tersendat karena posisi ambulans melintang di dua lajur. ’’Sekitar 30 menit setelah kejadian, arus kembali lancar,’’ jelasnya.

Zanuar mengimbau, pengemudi menurunkan kecepatan saat kondisi hujan di jalan tol.

’’Aquaplaning bisa terjadi kapan saja jika kendaraan melaju terlalu cepat di atas genangan air,’’ ucapnya mengingatkan. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kecelakaan #ambulans #kediri #lakalantas #MOJOKERTO #Surabaya #Tol Jomo #Jombang-Mojokerto #jalan tol #Jombang #tol #penumpang