JombangBanget.id – Sebuah bangunan rumah di Jl Flamboyan, Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang terbakar hebat, Kamis (7/8) malam.
Tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
Namun, dua orang mengalami pingsan lantaran kesulitan bernapas saat mencoba mengevakuasi darang dari dalam rumah yang terbakar.
Kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran rumah milik Heru Budi Utomo, 60, terjadi sekitar pukul 18.30. Suryo, salah satu warga mengaku mencium bau kabel terbakar.
”Saya papasan sama yang punya rumah. Waktu saya lewat kok bau kabel, saya balik lagi mau buka pintu, sudah panas, api sudah memuncak di belakang,” tutur Suryo kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia menyebut api diduga muncul dari salah satu sudut rumah. ”Awalnya dari rumah pojok. Itu rumah orang tuanya yang ditempati,” sambungnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan tiga bangunan sekaligus, yakni satu rumah hunian, satu toko pakan, dan satu warung yang berada dalam satu kompleks rumah milik Budi.
Selain itu, mobil yang berada di dalam rumah tersebut juga ludes dilalap api.
Petugas pemadam kebakaran Jombang yang tiba di lokasi juga masih melakukan upaya pemadaman menggunakan beberapa mobil fire pumper.
Kapolsek Jombang Kota AKP Mulyani membenarkan kejadian tersebut. Ttidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Pabrik Penggilingan Plastik di Sumobito Jombang Ludes Dilalap Api
”Dugaan sementara, sumber api berasal dari kompor yang lupa dimatikan saat digunakan memasak. Api kemudian menjalar sangat cepat karena material bangunan mudah terbakar," ujar AKP Mulyani saat dikonfirmasi.
Pihaknya menyebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 105 juta.
”Kami sudah melakukan olah TKP bersama tim inafis dan mengamankan beberapa barang bukti seperti tabung gas 3 kg, panci, dan kompor yang diduga menjadi sumber kebakaran. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material cukup besar,” tambahnya.
Menurut laporan yang masuk ke Polsek Jombang, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Madjid Sarwo Edi Ashari, seorang perangkat desa setempat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian lain yang menyebabkan kebakaran tersebut. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz