JombangBanget.id – Kebakaran menimpa rumah warga Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Jombang, Kamis (22/4) siang.
Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah berikut barang-berang berharga di dalamnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu saksi mata di lokasi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00.
Saat itu warga melihat asap hitam membubung tinggi di atas rumah milik Sribawati, 53, warga Dusun/ Desa Desa Mundusewu.
Mengetahui bahaya mengancam, Sribawati bergegas menyelamatkan diri bersama cucunya keluar rumah sambil berteriak minta tolong.
”Kejadiannya sekitar pukul 10.00,” terangnya.
Mendengar itu, sejumlah warga berdatangan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Banyaknya material yang mudah terbakar membuat bara api cepat membesar dan merembet ke bagian lain.
Seketika warga langsung menghubungi polsek juga petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Pasar Mojoduwur Mojowarno Jombang Terbakar Hebat, Segini Jumlah Kios Dilalap Api
”Saat saya sampai, api sudah menjalar ke atap. Kami coba bantu semampunya, tapi api besar sekali,” ujarnya.
Tak berselang lama, sejumlah mobil pemadam dari Pos Damkar Ngoro berdatangan ke lokasi.
Petugas bergerak cepat memadamkan api yang mulai mengancam bangunan rumah warga lainnya.
Kerja keras petugas membuahkan hasil. Setelah berjuang keras, tidak sampai 2 jam api berhasil dijinakkan.
Terpisah, Kapolsek Bareng, AKP Mustoib memimpin langsung proses evakuasi dan penanganan mengatakan tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
"Kami mendatangi lokasi, mengamankan TKP, dan bekerja sama dengan semua unsur. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik," ujarnya.
Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 300 juta. Di antara yang hangus terbakar adalah kusen jendela, rangka atap, pintu rumah, hingga barang-barang berharga di dalam rumah ikut hangus terbakar.
”Kami masih dalami lebih lanjut penyebab pastinya, namun indikasi kuat mengarah pada korsleting listrik,” pungkas AKP Mustoib. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz