JombangBanget.id – Warga Dusun Ngelom, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang digegerkan dengan penemuan mayat pria paruh baya, Kamis (8/5) pagi.
Saat ditemukan, kondisi mayat telentang di gang sempit di belakang KUD Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (8/5) pagi.
Pada tubuh korban, ditemukan luka bagian wajah. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban.
Dari data yang dihimpun, keberadaan jasad pria pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.00 saat hendak membuang sampah.
Korban diketahui bernama Dodik Darmawanto, 45, warga asal Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh.
Penemuan itu segera diberitahukan perangkat desa dilanjutkan ke pihak kepolisian.
”Saya dikabari itu pagi, jadi ada warga yang mau buang sampah, kok lihat ada itu (jasad,Red) terus diberitahukan kepada warga lain,” terang Kepala Desa Rejoagung Sugeng.
Sugeng menerangkan, sesuai KTP memang korban masih tercatat warga Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, namun setiap harinya ia tinggal di Desa Rejoagung.
Saat ditemukan, kondisi jasad telentang, masih mengenakan celana pendek dan kaos hitam.
”Lokasinya di belakang KUD, waktu ditemukan ya sudah meninggal, posisi mlumah begitu,” imbuhnya.
Dari informasi yang ia dapatkan, korban diketahui sejak semalam tidak pulang. Pada jasad korban ditemukan luka di bagian wajah.
”Lukanya di dagu sama pelipis, tapi apakah disebabkab penganiayaan, saya tidak ngerti,” lontarnya.
Tim inafis Polres Jombang yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Jombang guna dilakukan visum.
Kapolsek Ploso Kompol Purwo Atmojo Rumantyo mengatakan, membenarkan perihal penemuan mayat. Saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Jombang.
”Korban ada luka di pipi kirinya. Menurut saya, lukanya tidak mematikan. Ini masih kita gelarkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dari informasi awal yang ia terima, korban diduga sebelumnya mengejar pencuri yang beraksi di Dusun Ngelom sejak pukul 03.00 dini hari.
Setelah itu, korban tidak kembali ke rumah dan baru diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.
”Infonya korban itu ikut gerebek maling, terus nggak pulang. Sekitar jam 03.00 itu masih ketemu orang-orang, terus jam 06.30 WIB itu ditemukan meninggal,” terangnya.
Pantauan di lokasi, terlihat petugas dari tim forensik RS Bhayangkara Kediri tiba di Kamar Jenazah RSUD Jombang guna melakukan otopsi. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz