JombangBanget.id – Seorang pemuda asal Nganjuk, Nugroho Dwi Saputro, 20, nyaris jadi bulan-bulanan warga.
Itu setelah dirinya diduga mencuri motor di wilayah Kecamatan Wonosalam, Jombang.
Beruntung polisi segera tiba di lokasi dan mengamankannya ke Mapolsek Wonosalam.
Data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung pada Kamis (24/4) sore, sekitar pukul 15.00.
Motor yang diduga dicuri itu milik warga Tukum yang sedang berkunjung ke rumah saudaranya di Desa Carangwulung.
”Yang hilang itu motornya pak Kusno, 60, warga Tukum, tapi posisi diambilnya di wilayah Segunung, Desa Carangwulung, Wonosalam,” terang Kepala Dusun Tukum Sugeng Agus Purnomo.
Ia menjelaskan, semula Kusno dan istrinya siang itu membawa motor Honda Supra Fit nopol L 3095 NN berkunjung ke rumah saudaranya di Desa Desa Carangwulung.
Motor itu, kemudian diparkir di teras dapur dengan kondisi kunci masih menempel.
”Nah, saat itulah pelaku ini diduga datang kemudian membawa lari motor milik korban tersebut,” terangnya.
Korban baru sadar motornya raib saat ditegur saudaranya yang baru datang ke rumah dan menanyakan motornya tersebut.
“Korban yang sadar motornya hilang berupaya mencari di sekitar rumah saudaranya tapi tidak ada,” lontarnya.
Baca Juga: Aksi Pencurian Sepeda Motor Digagalkan Warga, Satu Terduga Pelaku Digiring ke Polres Jombang
Kusno akhirnya bergegas pulang menuju rumahnya menggunakan meminjam motor saudaranya.
Dalam perjalanan pulang itu, ia menemukan motor miliknya terparkir di halaman masjid di Dusun Tukum, tak jauh dari rumahnya.
”Karena pak Kusno tahu itu motornya, akhirnya motornya diambil, kemudian dia melihat seorang pria di dalam masjid yang diduga pencurinya hingga akhirnya warga datang,” imbuhnya.
Nugroho nyaris jadi bulan-bulanan warga. Beruntung polisi segera datang ke lokasi dan kemudian mengamankannya.
”Benar, kejadiannya pada Kamis sore, dan terduga pelaku sudah diamankan di mapolsek,” terang Kapolsek Wonosalam AKP Darul Hudha saat dikonfirmasi.
Pihaknya menyebut, hingga Jumat (25/4) sore, pemeriksaan intensif masih dilakukan petugas. ”Masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz