JombangBanget.id - Nasib tragis menimpa Sri Utami, 48, warga Dusun Cipir Dondong, Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang.
Ia mengaku menjadi korban begal saat berangkat ke pasar pada Senin (21/4) pagi.
Pelaku berhasil merampas tas korban dan menguras isi di dalamnya.
”Yang diambil uang di dompet sekitar Rp 900 ribu, sama surat gaden,” ungkap Sri Utami kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Utami menjelaskan, kejadian nahas yang menimpanya terjadi pada Senin (21/4) sekitar pukul 04.00.
Saat itu, ia tengah mengendarai motor seorang diri menuju ke pasar.
”Saya berangkat mau ke pasar, naik motor dan jalannya kan pelan-pelan, karena jalannya gelap," terangnya.
Namun, saat melintas di desa Waduk Cipir, Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, seorang pria menggunakan sepeda motor tiba-tiba saja memepetnya.
Saat korban menghentikan sepeda motor, pelaku dengan cepat mencabut kunci motor Utami dan membuangnya.
”Saya nggak tahu dibuntuti atau tidak, tiba-tiba saja ada motor di pinggir saya, habis itu kontak motor saya dicabut terus dibuang,” lanjutnya.
Ia menyebut, pelaku merupakan seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dan tanpa pelat nomor.
Baca Juga: Kendarai Sepeda Motor, Karyawan BUMN Jadi Korban Begal Payudara di Jombang, Polisi Buru Pelaku
”Wajahnya tidak kelihatan, dia pakai hoodie dan kondisinya gelap,” imbuhnya.
Setelah itu, pelaku merebut tas milik korban dan mengambil uang dan surat berharga di dalamnya.
Setelah itu pelaku meninggalkan korban begitu saja di lokasi. Setelah kejadian itu, Utami akhirnya memutuskan pulang sembari menuntun sepeda motornya.
”Tadi pagi akhirnya saya ke situ lagi, saya cari kontaknya akhirnya ketemu,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kabuh AKP Tommi Hermanto menyebut belum mendapat laporan perihal kejadian tersebut.
”Sampai saat ini belum ada laporannya ke kami, nanti akan kami sampaikan kalau ada perkembangan,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz