JombangBanget.id – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Jombang.
Minggu (9/2) siang, sebuah motor yang sedang diparkir pemiliknya di depan warung sate di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang raib digondol pencuri.
”Kejadiannya sekitar pukul 11.25. Hilangnya di parkiran warung sate,” terang Rizqo Fitri Amalia, 23, pemilik motor kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Rizqo menerangkan, sebelumnya motornya dipakai ayahnya menemui seseorang karena urusan pekejaan.
Keduanya janjian bertemu di salah satu warung sate di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren.
Setibanya di warung sate, ayahnya memarkir motor Honda Vario warna merah nopol S 6417 OCJ itu di depan warung yang terletak di pinggir jalan provinsi Jombang-Ploso.
”Posisi motor memang kuncinya masih menempel, karena niatnya ayah saya tidak lama bertemunya, bahkan awalnya niatnya tidak sampai masuk warung,” lontarnya.
Ia juga menyebut, aksi pencurian itu terekam CCTV warung.
Dalam aksinya itu, pencuri yang diketahui seorang pria bertopi, memakai kaus warna abu-abu itu awalnya terlihat datang dari seberang jalan.
Pelaku terlihat mengecek motor sambil berjalan menjauh. Namun, beberapa menit kemudian pria itu kembali mendekati motor miliknya.
”Karena kunci motornya menempel, motornya langsung dinyalakan dan langsung dibawa lari ke arah utara, sama helmnya juga,” lontarnya.
Baca Juga: Minimarket di Peterongan Jombang Diobok-Obok Komplotan Maling, Aksinya Terekam CCTV
Upaya melakukan pengejaran, disebut Amalia juga sudah dilakukan ayahnya. Namun, tak berhasil.
”Sempat dikejar sampai Sentul tadi, tapi sudah ndak ngatasi,” imbuhnya.
Kasus pencurian itu, kini juga telah dilaporkannya kepada pihak berwajib. CCTV yang menampilkan pelaku dan ciri-cirinya pun sudah diserahkan.
”Tadi sudah lapor juga ke polisi, semoga bisa segera terungkap dan ditangkap pelakunya,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tembelang AKP Fadhilah membenarkan kejadian pencurian motor itu.
”Benar, jadi tadi memang sudah ada laporan dari korban, dan sekarang dalam proses lidik (penyelidikan),” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz