JombangBanget.id - Aksi para gangster bersenjata tajam di Jombang semakin meresahkan.
Sabtu (2/11) dini hari, dua kelompok diduga gangster terlibat saling serang di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
Aksi kelompok pembuat onar ini terekam kamera CCTV warga.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu terjadi Sabtu (2/11) sekitar pukul 02.20 dini hari.
Dalam rekaman terlihat, puluhan anggota gangster bermotor berjalan dari arah timur ke barat mengejar beberapa pemuda yang mengendarai sepeda motor di depannya di Dusun Pelem, Desa Jatipelem.
Sebagian dari mereka terlihat membawa senjata tajam. Karena kalah jumlah, sekitar empat kawanan pemuda yang dikejar berusaha menyelamatkan diri masuk di salah satu gang perkampungan.
Bukannya berhenti, kelompok gangster bersajam ini terus berusaha mengejar empat pemuda yang masuk gang tersebut.
Marasa terancam, sambil berteriak meminta tolong, empat pemuda tersebut berusaha menghalau kejaran kelompok pemuda bersajam ini dengan lemparan batu bata ke arah mereka.
Beberapa warga yang mengetahui itupun membantu para pemuda yang posisinya sudah terjepit. Mengetahui aksi warga, kelompok ganster ini akhirnya kabur.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dusun Pelem Dudut Herianto membenarkan bentrok dua kelompok pemuda di wilayahnya tersebut.
Baca Juga: Polisi Amankan Tujuh Remaja, Anggota Gangster Bikin Onar di Mojoagung Jombang
”Benar, kejadiannya Sabtu (2/11) dini hari, sekitar pukul 02.20,” terangnya.
Dari informasi yang ia dapat, saat itu warga mendengar suara ribut-ribut sepeda motor di luar. Warga pun bergegas keluar untuk mengecek.
”Ternyata ada empat anak yang lagi dikejar beberapa pemuda yang membawa senjata tajam,” terangnya.
Tak ingin terjadi keributan di lingkungannya, sejumlah warga pun keluar dan menghalau kelompok gangster. Empat pemuda yang dikejar pun selamat.
”Ada puluhan mereka, cuma yang terlihat bawa berang cuma 4 orang. Begitu warga keluar, mereka kabur,” bebernya.
Tidak ada korban jiwa ataupun luka dari insiden tersebut. Meski begitu, warga mengaku resah dengan ulah para ganster.
”Apalagi mereka ini bawa senjata tajam, meresahkan sekali,” bebernya.
Ditanya identitas dua kelompok pemuda ini, Dudut mengaku tak tahu pasti. ”Informasinya bukan warga sini,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Diwek Iptu Edy Widoyono mengaku belum mendapat laporan terkait kejadian tersebut.
”Sejauh ini belum ada laporan masuk ke kami. Namun, kami akan segera tindak lanjuti ke lapangan,” singkat Iptu Edy. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz