JombangBanget.id – Beberapa video beredar di media sosial terkait tawuran yang dilakukan puluhan pemuda di areal persawahan di Jombang.
Aksi tawuran itu, diketahui berlokasi di Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan Jombang Jumat (23/8) sore.
Dari video berdurasi 1 menit yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang, aksi tawuran itu dilakukan puluhan pemuda di areal persawahan.
Mereka, terlihat datang dari dua arah berbeda dan saling serang.
Aksi kejar-kejaran, terlihat sempat terjadi di lokasi hingga salah seorang pemuda terlihat terjatuh saat tertinggal dari kelompoknya.
Setelah itu, terlihat pemuda yang jatuh dan tertinggal rombongan itupun diseret dan dipukuli kelompok lainnya yang berlawanan.
Sejumlah warga khususnya wanita yang mengetahui kejadian itu, terlihat berteriak-teriak meski terlihat tak bisa melakukan pertolongan.
“Itu kejadiannya tadi sore, posisinya itu awalnya ada Jaranan, acara Agustusan dan bersih desa, terus tawuran itu,” terang C, pengirim video.
Ia menyebut, aksi itu adalah tawuran antara dua kelompok yang kemungkinan bermusuhan usai menonton jaranan tersebut.
“Habis nonton jaranan itu, terus bentrok itu,” lontarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Karangmojo Suwita membenarkan kejadian itu.
Baca Juga: Begini Kronologi Motor Dinas Anggota Polisi di Jombang Hangus Terbakar
“Ya tadi informasinya memang sempat ada itu (tawuran,Red) setelah kegiatan, ya penonton itu,” ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku tak tahu perihal adanya korban jiwa atau korban luka dalam kejadian itu.
“Kalau itu saya tidak tahu, karena tadi sore saya ketiduran capek sekali,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolsek Plandaan Iptu Sartono juga tak menampik adanya aksi tawuran itu.
“Ya tidak tawuran, ada gesekan biasa itu tidak ada korban,” ungkapnya.
Pihaknya menyebut, aksi itu memang dilakukan puluhan remaja yang baru saja pulang menonton jaranan.
“Ya antar penonton saja, penonton jaranan ada acara jaranan, sudah dibubarkan dan tidak ada korban,” ungkapnya. (riz/fid)
Editor : Ainul Hafidz