JombangBanget.id - Diduga karena depresi, RA, 26, seorang warga Pasuruan ditemukan meninggal dunia di rumah kos Kecamatan/Kabupaten Jombang, Minggu (15/6) malam.
Gema takbir pun mendadak heboh karena dia meninggal tak wajar gantung diri.
Kapolsek Jombang AKP Soesilo mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa oleh pemilik kos sekitar pukul 21.00.
”Setelah bepergian, pemilik kos datang dan mencium bau tidak sedap dari arah kamar nomor 2, namun tidak merasa curiga dan langsung masuk ke dalam rumah," ujarnya, Senin (17/6).
Pemilik kos bergegas melihat kamar nomor 2 yang kondisi pintu sedikit terbuka.
”Dan melihat ada tali yang menggantung di ventilasi kamar," tegasnya.
Melihat itu dia kemudian memanggil warga lain untuk meminta pertolongan, sekaligus mengecek kondisi korban di dalam kamar.
"Setelah di cek, dalam keadaan gantung diri di atas ventilasi kamar," jelas dia.
Sebagian warga kemudian melapor ke Polsek Jombang.
Menurut keterangan pelapor, korban tidak memiliki riwayat sakit namun depresi.
Selain itu, berdasar hasil pemeriksaan di tubuh korban, juga tidak ada tanda luka maupun kekerasan.
Baca Juga: Ratusan Buruh Pengiriman Barang di Jombang Demo, Tuntut Kejelasan Status, Perusahaan Dinilai Abai
"Hanya kondisi leher korban terdapat bekas jeratan tali serta lidah korban dalam keadaan keluar, dengan mengeluarkan sperma," pungkasnya. (ang/bin)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Jika anda butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi depresi, atau anda melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.
Editor : Ainul Hafidz