Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sopir Bus Sempat Tertidur, Hasil TAA Polisi Soal Kecelakaan Rombongan Study Tour SMP PGRI 1 Wonosari Malang di Jalan Tol Jombang-Mojokerto

Achmad RW • Kamis, 23 Mei 2024 | 16:00 WIB

 

 

HANCUR: Kondisi bodi depan bus yang membawa rombongan siswa SMP PGRI 1 Wonosari Malang, mengalami kecelakaan di Km 694.600 Tol Jombang Mojokerto (Jomo), Selasa (21/5) malam.
HANCUR: Kondisi bodi depan bus yang membawa rombongan siswa SMP PGRI 1 Wonosari Malang, mengalami kecelakaan di Km 694.600 Tol Jombang Mojokerto (Jomo), Selasa (21/5) malam.

JombangBanget.id - Sebuah bus yang membawa rombongan siswa SMP PGRI 1 Wonosari Malang, mengalami kecelakaan di Km 694.600 Tol Jombang Mojokerto (Jomo), Selasa (21/5) malam.

Akibatnya, guru pendamping dan kenek meninggal dunia di lokasi, sementara 14 siswa mengalami luka-luka.

Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Yudhianto menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pukul 23.45 di Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Kejadian nahas itu bermula saat bus pariwisata Bimorio W-7422-UP sedang berjalan ke arah timur atau di jalur A. Bus itu disopiri Yanto, 32, warga Gembongan Ponggok Blitar dengan membawa siswa SMP PGRI Wonosari Malang.

“Posisi bus itu berjalan dari arah Yogyakarta menuju Malang,” terangnya.

Namun, sesampai di Km 694.600 A Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, bus tiba-tiba oleng ke kiri tak terkendali.

Hanya hitungan detik, bus kemudian menabrak kendaran truk nopol N 9674 UH yang sedang membawa gerabah.

Truk yang ditabrak itu disopiri Arif Yulianto, 37, warga Lawang Malang dengan berjalan di jalur lambat.

“Diduga sopir bus mengantuk hingga busnya oleng dan menabrak bagian belakang truk,” imbuhnya.

Akibat tabrakan itu, kondisi bus rusak berat. Bodi depan bus hancur hingga menancap di bak truk.

Baca Juga: Parkir di Garasi Rumah, Motor Warga Jombang Digondol Maling, Aksinya Terekam CCTV

“Untuk korbannya dua orang meninggal dunia, 14 lainnya mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Semua korban luka telah dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Mojokerto untuk mendapatkan perawatan.

Sementara dua korban tewas, dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang.

Dari hasil tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim menyebut, bus dalam kecepatan tinggi, sementara sopir sempat tertidur sesaat sebelum kecelakaan.

“Dapat disimpulkan bus dalam kecepatan tinggi sebelum kecelakaan,” terang Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Komarudin.

Hal itu dapat dilihat dari temuan jejak rem sepanjang 69 meter sebelum tumbukan kedua kendaraan.

Selain itu, ada juga bekas pengereman sepanjang 188,2 meter sampai akhir kendaraan berhenti.

“Hal itu juga terlihat dalam bukti rekaman CCTV yang sudah dikantongi,” terangnya lagi.

Selain itu, faktor human eror juga jadi dugaan penyebab utama kecelakaan maut itu.

Terlebih, sopir bus mengaku sempat mengalami microsleep sebelum akhirnya menabrak truk muatan gerabah itu.

“Pengakuan sementara, dia sempat tertidur hingga bus lari ke kiri dan menabrak truk,” rinci Komarudin.

Pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut kepada sejumlah pihak.

Baca Juga: Kronologi Truk Gandeng Tabrak Fuso di Jalan Nasional Jombang hingga Sopir Terjepit

“Sudah ada 8 orang yang diperiksa, termasuk sopir truk, sopir bus dan penumpang,” imbuhnya.

Untuk pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mengetahui apakah ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan atau faktor human error.

“Kelengkapan surat ada, KIR juga masih hidup. TAA masih bekerja, manakala ditemukan faktor lain, tidak menutup kemungkinan PO bus akan dipanggil,” tegas dia.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto, manyampaikan semua korban luka sudah pulang, begitupun korban meninggal dunia.

Untuk kendaraan bus dan truk yang terlibat kecelakaan, telah dievakuasi ke unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.

“Untuk korban selamat jumlahnya 33 orang dipulangkan menggunakan bus pengganti,” pungkasnya. (riz/bin)

Editor : Ainul Hafidz
#kecelakaan #polda #bus #Kedungmlati #Jatim #MOJOKERTO #study tour #wonosari #TAA #jalan tol #Kesamben #Malang #Jombang #ditlantas #sopir