JombangBanget.id - Kecelakaan melibatkan truk gandeng dan fuso terjadi di depan Stasiun Jombang Jl Basuki Rahmad, Sabtu (4/5) pagi.
Tidak ada korban meninggal dunia, tapi sopir truk gandeng sempat terjepit di belakang kemudi.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.15.
Menurut Siswari, 60, saksi mata di lokasi, kecelakaan bermula saat truk gandeng nopol AG 8267 UB sedang berjalan dari arah timur.
Truk gandeng itu disopiri Suliswanto, 38, warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.
“Truk gandeng kecepatan lumayan, jalannya agak padat,” ucapnya.
Tepat di depan Stasiun Jombang, truk gandeng itu tiba-tiba menabrak bak belakang truk fuso nopol L 9552 UZ yang sedang berjalan pelan di depannya.
Truk fuso itu disopiri Hariyono, 52, warga Kampung Baru, Kecamatan Jurumundi, Kota Tangerang, Banten.
“Yang belakang langsung nabrak bak belakang, karena ndak ngatasi, jaraknya terlalu dekat,” imbuhnya.
Akibat kecelakaan itu, truk gandeng mengalami ringsek bodi depan.
Bahkan, sopir truk sempat terjepit di kursi kemudi. Proses evakuasinya harus mendatangkan petugas dari pemadam kebakaran.
Baca Juga: Detik-detik Pemotor di Jombang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Jalan Nasional
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto, membenarkan kecelakaan ini.
“Kondisi sopir truk gandeng mengalami luka, sudah dibawa ke rumah sakit, sementara sopir truk fuso selamat,” terangnya.
Proses evakuasi truk membuat arus lalu lintas terhambat. Hingga pukul 09.00, proses evakuasi masih dilakukan.
“Kendaraan yang terlibat sudah diamankan ke Mako Satlantas Polres Jombang, untuk penyebab pasti kecelakaan masih didalami,” pungkas Anang. (riz/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz