JombangBanget.id - Sebanyak 135 santri dari lembaga Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) di Kabupaten Jombang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai 26 Oktober.
Ujian dilaksanakan secara mandiri di masing-masing lembaga, dengan 111 peserta dari PKPPS Majma’al Bahrain, Ploso, dan 24 peserta dari PDF Fathul Ulum Puton.
Muhammad Agussalim, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Jombang, menyebutkan dua lembaga tersebut yakni PKPPS Majma’al Bahrain, Ploso, dengan 111 peserta dan PDF Fathul Ulum Puton mengikuti 24 peserta.
Baca Juga: Rencana Pengeringan Saluran Mrican Batal, Ini Kondisi Terbaru Irigasi Jombang
”Pelaksanaannya di lembaga masing-masing, mulai 26 Oktober, sudah ada perangkatnya masing-masing,” ujarnya.
Di Kabupaten Jombang, terdapat dua lembaga PKPPS, yakni PKPPS Majmaal Bahrain Ploso dan PKPPS Hamalatul Quran.
Majmaal Bahrain memiliki tiga jenjang pendidikan yaitu tingkat Ula, Wustha, dan Ulya, sedangkan Hamalatul Quran memiliki jenjang Wustha dan Ulya.
Selain PKPPS, Jombang juga memiliki tiga lembaga Pendidikan Diniyah Formal (PDF), yakni PDF Fathul Ulum Ploso, At-Tahdzib Grenggeng, Rejoagung Kecamatan Ngoro, serta Darul Hikmah Tebel, Kecamatan Bareng.
Baca Juga: 26 Desa di Jombang Ajukan Budidaya Ayam ULU, Baru Segini Mulai Pelaksanaan
Ketiganya menyelenggarakan pendidikan tingkat Wustha dan Ulya.
Agussalim menjelaskan, baik kepada PDF maupun kepada PKPPS, pihaknya telah memberikan motivasi agar ikut TKA. Sebab sertifikat TKA penting bagi siswa yang akan lanjut ke perguruan tinggi.
Namun keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing lembaga pendidikan.
”Tidak tahu karena apa, mungkin belum siap,” jelasnya. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz