JombangBanget.id – Layanan makan bagi 370 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang masih dipenuhi melalui jasa katering karena baru sembilan juru masak yang ditugaskan.
Kepala sekolah, Andik Minarto, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Sosial terkait jumlah juru masak.
”Juru masaknya masih sembilan, karena kita belum masak, masih katering,” ujar Andik kepada Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (17/10).
Baca Juga: Lansia Ditemukan Meninggal di Sofa Rumah di Jombang
Dari sisi sumber daya manusia (SDM), Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang mulai mendapatkan tambahan guru dan tenaga kependidikan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sejak 1 Oktober 2026.
Andik menyebutkan, saat ini terdapat 39 guru dan satu kepala sekolah. Selain itu, ada satu guru Pendidikan Agama Islam yang bertugas melalui penugasan Kementerian Agama (Kemenag).
”Per 1 Oktober kemarin, kita sudah mendapatkan guru dan tenaga pendidik dari Kemensos,” ujarnya.
Peralihan membuat tenaga pendidik yang sebelumnya mendapat bantuan dari Pemkab Jombang tidak lagi bertugas di sekolah tersebut.
Baca Juga: Gus Zuem: Santri: Idealita dan Realita
Kebutuhan guru kini dipenuhi melalui penugasan Kemensos, dengan tambahan satu guru dari Kemenag.
Sementara, tenaga kependidikan yang mendukung operasional sekolah berjumlah 110 orang.
Posisi wali asuh menjadi salah satu yang paling banyak, dengan total 44 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan 27 perempuan.
Selain itu, terdapat 16 petugas keamanan, 16 petugas kebersihan, 16 wali asrama, serta sembilan juru masak. Tenaga pendukung lainnya meliputi staf tata usaha, pengelola keuangan, dan operator sekolah.
”Untuk jumlah juru masak pastinya kita belum tahu. Kita masih menunggu informasi lanjutan dari Kemensos,” pungkasnya. (ang/fid)
Editor : Ainul Hafidz