JombangBanget.id — Sebanyak enam SMP di Kabupaten Jombang masuk daftar penerima program pembangunan dan rehabilitasi melalui PAPBD 2026.
Disdikbud Jombang menyiapkan anggaran Rp 750 juta untuk pembangunan ruang kelas baru serta rehabilitasi laboratorium, lapangan olahraga, dan ruang kelas, meski proyek masih dalam tahap perencanaan.
”Di PAPBD ada rehabilitasi laboratorium, pembangunan ruang kelas, sama rehabilitasi lapangan,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono.
Baca Juga: Festival Literasi Jombang 2026, Pelajar Didorong Berani Berkarya
Ada enam sekolah yang menerima rehabilitasi menggunakan PAPBD. Rinciannya, rehabilitasi lab IPA SMPN 2 Mojowarno.
Pembangunan ruang kelas baru SMPN 1 Peterongan. Rehabilitasi lapangan basket di SMPN 3 Jombang dan SMPN 1 Mojowarno.
Rehabilitasi lapangan olahraga SMPN 1 Jombang. Serta rehabilitasi ruang kelas SMPN 4 Jombang.
Total anggaran yang disiapkan Rp 750 juta.
Baca Juga: Lebih dari Lima Perusahaan Lirik Kawasan Industri Utara Brantas
”Tidak terlalu besar anggarannya, yang rehab lapangan itu rata-rata Rp 50 jutaan,’’ ucapnya.
Saat ini pelaksanaan pekerjaan fisik belum dimulai. Tahapan yang berjalan saat ini masih berfokus pada proses perencanaan sebagai dasar pelaksanaan pembangunan maupun rehabilitasi.
Setelah perencanaan rampung, baru proses penunjukan penyedia untuk mengerjakan pekerjaan fisik di sekolah penerima program.
Baca Juga: Kapolri Dijadwal ke Jombang, Bakal Disambut Rebana dan Yel-Yel Buruh
’’Prosesnya perencanaan dulu, perencanaannya baru mau jalan. Setelah itu baru penunjukan penyedia untuk fisiknya,’’ jelasnya.
Program pembangunan dan rehabilitasi melalui PAPBD ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan jenjang SMP di Kabupaten Jombang. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz