26 CKS Jombang Belum Ditempatkan, Mutasi Masih Dikaji

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:47 WIB
SIAP DILANTIK: Guru mengikuti pelatihan BCKS di SMPN 1 Jombang, Jumat (21/11/2025). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
SIAP DILANTIK: Guru mengikuti pelatihan BCKS di SMPN 1 Jombang, Jumat (21/11/2025). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id — Sekitar 26 Calon Kepala Sekolah (CKS) di Jombang belum mendapat penempatan.

Karena penataan data masih berlangsung, sementara kemungkinan mutasi belum dipastikan waktunya.

Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Heri Mujiono, mengatakan, sebagian besar calon dari diklat sebelumnya tersebut berasal dari jenjang SMP.

Baca Juga: Anggaran Rp 15 Miliar Disiapkan untuk Pilkades Serentak Jombang 2027

”Masih ada sekitar 26 orang. Sebagian besar SMP,” ujarnya.

Para calon tersebut juga belum mendapatkan kepastian waktu pelantikan. Sebab, Disdikbud masih melakukan sejumlah tahapan penataan data sebelum menentukan penempatan.

Saat ini, perbaikan data masih dilakukan melalui SIM KSPSTK (Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan).

Setelah proses tersebut selesai, Disdikbud akan melakukan pemetaan untuk menentukan kebutuhan kepala sekolah di masing-masing sekolah.

Baca Juga: PJU Jombang Bakal Dialihkelola? Pemkab Uji Skema KPBU

”Masih ada proses perbaikan data di SIM KSPSTK. Kemudian proses mutasi untuk mengisi sekolah-sekolah yang memang harus ditangani orang-orang yang kompeten,” jelasnya.

Menurut Heri, dari proses penataan tersebut nantinya akan terlihat sekolah yang masih mengalami kekosongan. Posisi yang kosong kemudian dapat diisi melalui mekanisme promosi kepala sekolah.

Kondisi tersebut sekaligus membuka kemungkinan terjadinya mutasi kepala sekolah. Namun, Heri menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan kapan proses tersebut dilakukan.

”Gerbong mutasi bisa jadi, cuma kita masih belum bisa memastikan karena SIM KSPSTK sekarang masih dalam perbaikan,” terangnya.

Jumlah 26 tersebut bakal bertambah jika 80 guru yang telah lolos seleksi substansi mendapatkan sertifikat calon kepala sekolah.

Baca Juga: Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Jejak Khidmatnya Dikenang

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang telah melakukan tahapan seleksi calon kepala sekolah yang dilaksanakan sejak awal Agustus.

Menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, Guru yang memiliki pangkat minimal III C dapat mengikuti seleksi administrasi.

Tercatat ada 117 peserta yang dinyatakan lolos dan mengikuti test substansi yang diselenggarakan langsung oleh Kemendikdasmen. 

Dari tahapan, sebanyak 80 peserta dinyatakan lolos. Mereka terdiri atas calon untuk jenjang lima BCKS TK, 73 BCKS SD, dan dua BCKS SMP.

Baca Juga: Warga Jombang Sudah Menunggu, IPAL Limbah Tahu Kapan Dibangun?

Saat ini sebanyak 80 Bakal Calon Kepala Sekolah di Kabupaten Jombang mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan mulai 21-30 September.

Tidak hanya mendapatkan pembekalan melalui teori. Mereka juga menjalani proses mentoring dengan belajar secara langsung di sekolah yang dinilai memiliki tata kelola baik. 

Sementara itu, Hingga September masih terdapat 40 sekolah yang kepala sekolahnya dijabat pelaksana tugas (Plt). (wen/ang)

Editor : Ainul Hafidz
kepala sekolah CKS mutasi Jombang Disdikbud