Promosi Kepsek Jombang, Putra Daerah Berpeluang Diprioritaskan

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 07:57 WIB
PENATAAN: Pelantikan kepala sekolah di Ruang Rapat Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, (28/7). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
PENATAAN: Pelantikan kepala sekolah di Ruang Rapat Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, (28/7). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id — Calon kepala sekolah dari wilayah setempat berpeluang mendapat penempatan sesuai domisilinya dalam promosi kepala sekolah di Jombang.

Disdikbud Jombang masih memetakan kebutuhan sekolah dan kualifikasi calon sebelum menentukan penempatan.

’’Nanti ada penempatan berdasarkan zona tempat tinggal atau domisili,’’ kata Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Sekolah Dasar Disdikbud Jombang, Heri Mujiono.

Baca Juga: Sembilan Mobil Listrik Disiapkan Pemkab Jombang, OPD Lain Menyusul?

Pemetaan tersebut diperlukan agar penempatan kepala sekolah sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Dia mencontohkan, apabila sebagian besar bakal calon kepala sekolah (BCKS) yang memenuhi syarat berasal dari wilayah tengah atau kawasan kota, sementara kekosongan kepala sekolah berada di wilayah ujung seperti Wonosalam atau Plandaan, penempatan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Pertimbangan domisili juga membuka peluang bagi calon yang berasal dari wilayah setempat untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan sekolah di daerahnya.

’’Makanya kami memberikan peluang kepada putra daerah untuk bisa membawa wilayahnya maju. Dari mereka untuk mereka dan itu akan lebih efektif,’’ jelasnya.

Baca Juga: Hadapi Paceklik, Zulhas Minta Pasar Murah Diperbanyak

Kendati demikian, mekanisme penempatan masih menunggu proses pemetaan kebutuhan kepala sekolah. Disdikbud terlebih dahulu akan melihat jumlah sekolah yang mengalami kekosongan dan kualifikasi calon yang tersedia.

Selain BCKS baru, proses tersebut juga berkaitan dengan penataan kepala sekolah yang sudah ada.

Perbaikan data pada Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (SIM KSPSTK) masih dilakukan sebelum proses penempatan dan mutasi dijalankan.

Karena itu, Heri belum dapat memastikan kapan promosi kepala sekolah akan dilakukan. Termasuk kemungkinan adanya gerbong mutasi kepala sekolah, yang menurutnya masih menunggu proses pada sistem tersebut.

’’Masih belum bisa dipastikan kapan akan pengisian, masih harus melakukan perbaikan pada sistem KSPKS,’’ ungkapnya. 

Baca Juga: Jombang Fest 2026 hingga 24 Oktober, Ini Agenda Utamanya

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang telah melakukan tahapan seleksi calon kepala sekolah yang dilaksanakan sejak awal Agustus.

Ada 80 peserta yang dinyatakan lolos dan mengikuti pendidikan.

Rinciannya, jenjang lima BCKS TK, 73 BCKS SD, dan dua BCKS SMP.

Hingga September masih terdapat 40 sekolah yang kepala sekolahnya dijabat pelaksana tugas (Plt). Rinciannya, delapan TK, enam SMP, dan 26 SD. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
kepala sekolah daerah promosi Jombang Disdikbud