150 Siswa Tak Ikut TKA 2026, Ini Alasan dari Kemenag Jombang

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 09:01 WIB
LANCAR: Siswa MAN 4 Jombang mengikuti kegiatan belajar mengajar di lab komputer. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
LANCAR: Siswa MAN 4 Jombang mengikuti kegiatan belajar mengajar di lab komputer. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Kantor Kemenag Jombang mencatat 150 siswa Madrasah Aliyah tidak mengikuti TKA 2026 dari total 8.471 siswa yang terdata.

Ketidakhadiran tersebut disebabkan beberapa faktor, antara lain siswa sakit, mutasi sekolah, serta ada yang tidak didaftarkan lembaga.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang Nur Khojin mengatakan, seluruh 98 MA di Jombang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti TKA. Pelaksanaannya juga dilakukan secara mandiri oleh masing-masing madrasah.

Baca Juga: Kali Ngotok Ring Kanal Dipenuhi Eceng Gondok, Dinas PUPR Jombang Janji Turun Tangan

Meski seluruh lembaga mengikuti TKA, tidak semua siswa tercatat sebagai peserta. Dari 8.471 siswa, sebanyak 150 siswa tidak mengikuti TKA. Dengan demikian, tingkat kepesertaan siswa mencapai 98,2 persen.

”98 madrasah aliyah negeri dan swasta ikut semua, ada beberapa madrasah yang tidak 100 persen siswanya ikut,” katanya. 

Khojin menyebut, terdapat sejumlah alasan yang membuat sebagian siswa tidak mengikuti TKA. Di antaranya karena sakit, mutasi, hingga terdapat siswa yang tidak didaftarkan oleh lembaga.

”Ada yang karena sakit, mutasi dan tidak didaftarkan oleh lembaga,” jelasnya.

Baca Juga: 95 Desa Terkendala Lahan, Pemkab Jombang Tunggu Arahan Pusat

Sementara itu, seluruh MA di Jombang menyelenggarakan TKA secara mandiri. Artinya, tidak ada madrasah yang harus menumpang pelaksanaan TKA di sekolah atau madrasah lain.

Dengan tingginya tingkat kepesertaan, mayoritas siswa MA di Jombang tercatat mengikuti pelaksanaan TKA tahun ini.

”Semuanya mandiri, tidak ada yang menumpang ke madrasah lain, karena sarana prasarana di masing-masing lembaga sudah terpenuhi, terdiri dari komputer atau laptop, untuk moda yang diikuti ada yang online ada yang semi online,” pungkasnya. (wen/ang) 

Editor : Ainul Hafidz
tka tidak ikut siswa kemenag Jombang