JombangBanget.id — Penjahitan seragam gratis untuk siswa baru SD/MI dan SMP/MTs di Jombang telah mencapai 90 persen hingga 16 September 2026.
Dengan waktu pengerjaan tersisa 15 hari sebelum batas akhir 30 September.
’’Secara keseluruhan sudah selesai 90 persen, semua masih proses di penjahit, belum ada penjahit yang selesai 100 persen,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.
Baca Juga: FRMJ Dirikan Tenda, Siap Bermalam di Depan Kantor Pemkab Jombang
Penjahitan seragam gratis ditargetkan rampung paling lambat 30 September 2026. Diperpanjang 10 hari dari tenggat 20 September.
Disdikbud terus memantau perkembangan pengerjaan agar seluruh kebutuhan seragam dapat diselesaikan sesuai deadline.
Selain memastikan ketepatan waktu, kualitas seragam juga diperhatikan.
’’Rata-rata kualitas penjahit satu dengan penjahit yang lain hampir sama,’’ ucapnya.
Baca Juga: Daur Ulang Jadi Kreasi, Pawai Budaya Denanyar Jombang Makin Meriah
Sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
Novy, salah satu koordinator penjahit mengatakan, pihaknya juga selektif dalam menerima setoran hasil jahitan yang dibawa penjahit pulang ke rumah.
Tidak semua langsung dipacking dalam plastik satu pasang siap dibagikan. Sehingga jika ada kekurangan masih dapat diperbaiki.
’’Beberapa memang ada yang kurang rapi, ada kancing yang belum terpasang, jadi dilihat detail satu per satu,’’ jelasnya.
Program kain seragam gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs tahun ini kembali diberikan.
Tahun ini siswa baru menerima dua stel seragam, yaitu satu stel seragam nasional dan satu stel seragam pramuka.
Baca Juga: Auliya Octaviani, Ibu Empat Anak yang Masih Mengejar Cita-Cita Lanjut S2
Tahun ini, siswa akan memperoleh dua setel seragam gratis. Seragam nasional merah putih dan pramuka untuk SD/MI. Serta putih biru dan pramuka untuk SMP/MTs.
Biaya penjahitan untuk SD/MI, Rp 95 ribu per setel. Sedangkan SMP/MTs Rp 105 ribu per setel. Nominal tersebut sudah termasuk pajak.
Total anggaran penjahitan Rp 5.980.000.000 untuk SMP/MTs. Serta Rp 3.920.000.000 untuk SD/MI.
Sedangkan nilai anggaran pengadaan kain Rp 3,51 miliar untuk SD/MI. Serta SMP/MTs Rp 5,34 miliar.
Jumlah seragam mencapai 46 ribu. Rincianya, 20 ribu siswa kelas 1 SD/MI. Serta 26 ribu siswa kelas VII SMP/MTs. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz