JombangBanget.id – Sebanyak 1.022 pelajar dari 35 kabupaten/kota di enam provinsi mengikuti National Science and Social Olympiads (SSO) XXVII 2026 yang digelar SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT PP Darul Ulum Peterongan, Jombang sebagai ajang kompetisi akademik tingkat nasional.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk menguji kemampuan akademik sekaligus membangun semangat berprestasi.
’’Pelaksanaan tahun ini mencatatkan sejarah baru. Diikuti 1.022 peserta dari 35 kabupaten/kota di enam provinsi,’’ kata Ketua SSO XXVII 2026, M Alaika Asrori.
Baca Juga: Sudah Audiensi, PKL Liar di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang Tetap Marak
Mereka berkompetisi dalam sejumlah bidang. Science sebanyak 185 tim, Social 191 tim, dan Mathematics 135 tim.
Tahun ini SSO mengusung tema; Highlighting Admiral Cheng Ho’s Legacy: By Sailing Through Faith, Perseverance, Excellence, Wisdom, and Patience in the Digital Era.
Tema tersebut mengangkat keteladanan perjalanan Laksamana Cheng Ho yang dikenal mengedepankan persahabatan, perdamaian, kebijaksanaan, dan kesabaran.
’’SSO bukan hanya tentang siapa yang meraih medali atau skor tertinggi. Lebih dari itu, kami berharap kalian menjadi laksamana digital masa kini, generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga bijaksana, sabar, dan konsisten,’’ terangnya.
Baca Juga: 1.210 Dusun di Jombang Kini Resmi Punya Pijakan Administratif
Kepala SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT, Mashudi SS SPd MPd, menegaskan, SSO menjadi bagian dari upaya sekolah mempertemukan generasi muda berprestasi dari berbagai wilayah Indonesia.
Perkembangan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan SSO semakin mendapat perhatian.
’’Dari generasi ke generasi SSO ini semakin berkembang, dengan semangat untuk belajar, semangat untuk berprestasi, juga semangat menjadi generasi Indonesia di masa depan yang berakhlakul karimah,’’ ungkapnya.
Mashudi mengajak para finalis untuk memaknai kompetisi bukan sekadar sebagai ajang memperebutkan juara.
Babak final justru menjadi awal bagi peserta untuk mempersiapkan perjalanan pendidikan dan masa depan.
Ia menganalogikan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini sebagai ”lautan digital” yang jauh lebih kompleks.
Baca Juga: 1.210 Dusun di Jombang Kini Resmi Punya Pijakan Administratif
Di dalamnya terdapat perkembangan ilmu pengetahuan, kecerdasan buatan, media sosial, serta arus informasi yang cepat.
Tetapi juga menyimpan tantangan seperti hoaks, disinformasi, dan cyberbullying.
SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT juga memberikan golden ticket bagi para finalis untuk masuk ke sekolah tersebut tanpa melalui tes pada tahun ajaran 2027/2028 mendatang.
’’Final bukanlah akhir dari perjalanan, final adalah awal dari perjalanan kalian menuju studi lanjut di masa depan,’’ tegas Mashudi. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz