Banyak Fasilitas di Sekolah Rakyat, Pemkab Jombang Usul Tambah Rambu Peringatan

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 06:40 WIB
BARU: Siswa beraktivitas di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
BARU: Siswa beraktivitas di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pemkab Jombang mengusulkan tambahan rambu di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang.

Karena kompleks gedung baru memiliki banyak fasilitas dan peralatan yang perlu diberi penanda akses bagi siswa.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jombang Agung Hariadi mengatakan, kompleks SR memiliki banyak fasilitas dan peralatan sehingga perlu dilengkapi rambu yang mudah dipahami siswa.

Baca Juga: Gagal Lelang, Proyek RTH Kabuh Jombang Rp 2,3 Miliar Ditender Ulang

”Masukan kami di daerah sewaktu ada evaluasi dengan Kemensos kemarin, di sana atau gedung baru itu banyak peralatan dan sebagainya. Mana yang boleh dipegang siswa dan tidak, ini kami kasih saran untuk diberi rambu atau tulisan,” katanya.

Dia mencontohkan area pompa yang hingga kini belum dilengkapi penanda larangan. Menurutnya, rambu seperti tulisan dilarang masuk diperlukan agar siswa mengetahui area yang tidak boleh dijangkau.

”Misalnya dilarang masuk di area pompa, itu kan belum ada,” imbuhnya.

Agung menyebut kebutuhan rambu itu berkaitan dengan kondisi gedung yang masih baru dan banyaknya fasilitas di dalam kompleks.

Baca Juga: Sidak Aneka Usaha Seger, Komisi B DPRD Jombang Soroti Obat Puskesmas

Namun, pemasangan rambu atau tulisan itu tidak termasuk dalam kontrak pembangunan dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). ”Dan itu tidak masuk dalam kontrak dengan Kementerian PU,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Andik Minarto menjelaskan, gedung baru itu memiliki banyak ruangan dan fasilitas penunjang pembelajaran.

Andik menyebut, gedung untuk jenjang SMP dan SMA dilengkapi laboratorium Kimia, Fisika, Biologi, laboratorium komputer, serta perpustakaan. Selain itu, tersedia ruang UKS, ruang bimbingan konseling (BK), ruang komunal, dan ruang OSIS.

Untuk jenjang SD, fasilitas yang disiapkan meliputi ruang kesenian, ruang keterampilan, laboratorium bahasa, perpustakaan, UKS, ruang BK, dan ruang OSIS.

”Di gedung SMA dan SMP dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang pembelajaran. Di antaranya laboratorium Kimia, Fisika, Biologi, laboratorium komputer, dan perpustakaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, kompleks SR Terintegrasi 1 Jombang secara keseluruhan memiliki sekitar 25 gedung.

Baca Juga: Keberangkatan Tertunda, 58 Calon Jemaah Umrah Jombang Masih di Surabaya

Selain tiga gedung sekolah, terdapat asrama siswa, asrama guru dan tenaga kependidikan, ruang makan, dapur, tempat ibadah, pos satpam, ruang genset, hingga tempat penampungan sementara (TPS) sampah.

Sementara untuk siswa SMA, tersedia dua gedung asrama yang diperuntukkan bagi putra dan putri.

Total siswa SR Terintegrasi 1 Jombang mencapai 370 orang. Rinciannya, 90 siswa SD, 140 siswa SMP, dan 140 siswa SMA.

Dari jumlah itu, 50 siswa merupakan angkatan 2025, sedangkan sisanya angkatan 2026.

Untuk angkatan 2025, setiap kelas diisi 25 siswa. Sementara angkatan 2026, setiap kelas berisi 30 siswa. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
rambu siswa Dinsos Jombang Sekolah Rakyat