Bukan Cuma Teori, Siswa SMAN 2 Jombang Praktik Bertani

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:18 WIB
INOVATIF: Penanaman bibit buah oleh Menteri PPPA Jombang, Arifatul Choiri Fauzi,  di halaman SMAN 2 Jombang, Jumat (28/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
INOVATIF: Penanaman bibit buah oleh Menteri PPPA Jombang, Arifatul Choiri Fauzi, di halaman SMAN 2 Jombang, Jumat (28/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Siswa SMAN 2 Jombang tidak hanya mempelajari ketahanan pangan lewat teori.

Melalui Program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP), mereka turun langsung mengelola budidaya hidroponik, ikan nila, serta tanaman cabai, tomat, dan jeruk di lingkungan sekolah.

Program SIKAP yang memasuki tahun ketiga itu menjadi ruang belajar sekaligus praktik pendidikan karakter.

Baca Juga: Profil Kholida Krisnawati, Sosok di Balik Data dan Prestasi DLH Jombang

Siswa dikenalkan pada cara memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan.

Hal itu terlihat saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi, meninjau pelaksanaan SIKAP tahun ketiga di SMAN 2 Jombang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut mendampingi kunjungan tersebut.

Kehadiran jajaran Pemprov Jatim menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan program SIKAP di lingkungan pendidikan.

Baca Juga: Kholida Krisnawati Juara I ASN Berprestasi, DLH Jombang Ungkap Kuncinya

Gubernur Khofifah menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan budidaya pangan memiliki nilai penting.

Sebab, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui SIKAP, siswa dikenalkan dengan beragam metode budidaya yang dapat diterapkan meski memiliki keterbatasan lahan.

Hidroponik, misalnya, memungkinkan sekolah membudidayakan sayuran tanpa membutuhkan area pertanian yang luas.

Begitu pula dengan penggunaan polybag untuk tanaman cabai, tomat dan jeruk.

Sementara budidaya ikan nila memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pengelolaan sumber pangan dari sektor perikanan.

Baca Juga: Buku Gus Muhaimin Dibedah di Tambakberas Jombang, Begini Isinya

Pemprov Jatim bersama Kementerian PPPA pun memberikan apresiasi terhadap keterlibatan aktif siswa dalam program tersebut.

Budaya menanam sejak usia sekolah dinilai dapat menjadi bekal penting dalam membangun kesadaran mengenai pangan, lingkungan dan kemandirian.

Dengan demikian, SIKAP tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pangan.

Lebih jauh, program tersebut diharapkan membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memahami pentingnya menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
bertani SMAN 2 Jombang siswa Praktik sikap