JombangBanget.id - Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tambakberas mendampingi Kelompok Ternak Budi Luhur di Desa Jarak, Wonosalam, Jombang.
Mengolah kotoran sapi menjadi biobriket sebagai energi alternatif sekaligus peluang ekonomi.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dosen Fakultas Pertanian Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tambakberas, mendampingi Kelompok Ternak Budi Luhur di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam mengolah limbah kotoran sapi menjadi biobriket.
Kegiatan ini bagian dari Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 2026 melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.
Dilaksanakan bulan Juli yang diketuai Dyah Ayu Sri Hartanti, melibatkan dosen lintas bidang keilmuan serta mahasiswa Fakultas Pertanian.
Program diawali sosialisasi permasalahan limbah kotoran sapi serta potensinya sebagai bahan bakar alternatif.
Masyarakat kemudian mengikuti pelatihan dan praktik langsung pembuatan biobriket.
Baca Juga: Tak Hanya Penginapan, Masjid Agung Jombang Siapkan Sarapan untuk Muktamirin
Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan untuk memproduksi secara mandiri.
Pemanfaatan limbah ini mendukung penerapan energi alternatif, ekonomi sirkular, dan prinsip zero waste.
Pendampingan juga mencakup penggunaan biobriket sebagai bahan bakar memasak serta pelatihan digital marketing untuk memperkenalkan peluang pemasaran produk kepada masyarakat.
Dengan demikian, biobriket tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi kelompok ternak.
Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, PBNU Diingatkan soal Marwah Organisasi
Ketua Kelompok Ternak Budi Luhur, Samuri, menyampaikan, kegiatan ini membuka wawasan masyarakat bahwa limbah ternak yang sebelumnya dibuang ternyata dapat diolah dan dimanfaatkan.
Melalui program ini, UNWAHA menunjukkan peran perguruan tinggi sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan. (ang/adv)
Editor : Ainul Hafidz