Budaya Jombang Dikenalkan ke Dunia, SMAN 1 Jombang Go Global

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB
KOMPAK: Kepala SMAN 1 Jombang, Dyah Ayu Endrianingsih, bersama guru dan tamu kehormatan Frienship Force Nothern Colorado USA, Rabu (12/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
KOMPAK: Kepala SMAN 1 Jombang, Dyah Ayu Endrianingsih, bersama guru dan tamu kehormatan Frienship Force Nothern Colorado USA, Rabu (12/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Budaya dan kearifan lokal Jombang diperkenalkan kepada anggota Friendship Force dari Colorado, Amerika Serikat, dan Jepang saat mengunjungi SMAN 1 Jombang, Rabu (12/8).

Kunjungan tersebut menjadi momentum sekolah memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

’’Friendship Force itu semacam NGO, organisasi yang tidak terafiliasi dengan pemerintah mana pun. Anggotanya berasal dari banyak negara. Yang hadir hari ini ada dari Colorado, Amerika, dan dari Jepang, dalam rangka mengenalkan budaya kita,’’ kata Kepala SMAN 1 Jombang, Dyah Ayu Endrianingsih.

Baca Juga: Lahan Parkir Muktamar NU di Jombang Disiram Tiap Hari, Ini Alasannya

Di antara yang hadir, President Friendship Force Indonesia, Avin Nadhir. President Friendship Force Surabaya, Anny Bagyo.

Wawang Hoetawarman mantan kepala SMAN  yang pernah menjalani pertukaran budaya internasional turut menyambut kedatangan rombongan.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkenalkan lingkungan pendidikan dan budaya lokal Jombang.

Para siswa dan civitas akademika juga memperoleh informasi mengenai peluang serta pengalaman pendidikan dan kegiatan internasional.

Baca Juga: Peserta Non-BPJS Tetap Dilayani, Panitia Muktamar NU di Jombang Surati Kemenkes

Dyah menyerahkan seluruh kegiatan kepada siswa. Mulai dari pembawa acara hingga persembahan yang diberikan. Bahkan siswa berinteraksi langsung dengan para tamu, serta diskusi bersama. 

Informasi yang diperoleh dari Friendship Force dapat menjadi bekal bagi sekolah apabila ke depan terdapat kegiatan atau program yang memungkinkan siswa maupun sekolah menjalin hubungan dengan pihak di Amerika Serikat maupun negara lainnya.

’’Ini tentunya menjadi media atau alat sekolah untuk go international, dikenal di kancah internasional. Kemudian supaya siswa termotivasi untuk melek. Mudah-mudahan nanti ada yang kuliah ke luar negeri,’’ kata Dyah.

Friendship Force juga menyampaikan kesiapan untuk membantu apabila SMAN 1 Jombang maupun siswanya suatu saat melakukan kunjungan ke Amerika Serikat.

Hal tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi terbentuknya hubungan yang lebih luas di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Dalam menyambut rombongan, SMAN 1 Jombang turut menampilkan budaya lokal melalui tari remo, hingga tari batik. Penampilan tersebut menjadi salah satu cara sekolah memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Jombang kepada para tamu internasional.

Baca Juga: Peserta Muktamar NU di Jombang Bisa Pijat Gratis, Durasi Cuma 15 Menit

Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi hubungan jangka panjang antara SMAN 1 Jombang dengan berbagai pihak dari luar negeri.

’’Kami berharap terjalin tali silaturahmi antarkebudayaan dan pendidikan. Semoga kunjungan ini bermanfaat, mempererat tali persahabatan, sekaligus membuka peluang kerja sama antara SMAN 1 Jombang dengan institusi pendidikan di Amerika Serikat nantinya,’’ ungkapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
friendship force SMAN 1 Jombang global budaya dunia