Bukan Ekskul, Coding Robotika Masuk Pembelajaran SMAN 1 Jombang

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:51 WIB
APRESIASI: Director of Friendship Force Nothern Colorado USA, Carol Mc Grath, melihat stan pameran siswa SMAN 1 Jombang, Rabu, (12/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
APRESIASI: Director of Friendship Force Nothern Colorado USA, Carol Mc Grath, melihat stan pameran siswa SMAN 1 Jombang, Rabu, (12/8). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Coding robotika di SMAN 1 Jombang tidak ditempatkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi bagian pembelajaran intrakurikuler TIK kelas X.

Seluruh siswa kelas X mengikuti program tersebut dengan tambahan satu jam pembelajaran untuk mengenal pemrograman dan teknologi otomatisasi.

’’Ini dalam rangka untuk menjawab tantangan saat ini yang tidak bisa kita abaikan dan tidak bisa kita hindari, yaitu perkembangan teknologi. Anak-anak diajak untuk mampu memiliki skill dan melahirkan produk-produk yang adaptif dengan kebutuhan yang serba digital,’’ kata Kepala SMAN 1 Jombang, Dyah Ayu Endrianingsih.

Baca Juga: Peserta Muktamar NU di Jombang Bisa Pijat Gratis, Durasi Cuma 15 Menit

Program coding robotika tersebut merupakan upaya sekolah menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Pembelajaran robotika tidak sebatas membuat robot berbentuk manusia.

Lebih dari itu, siswa akan dikenalkan dengan pemrograman dan penerapan teknologi otomatisasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Berbeda dengan kegiatan ekstrakurikuler, program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran intrakurikuler.

Baca Juga: Binrohtal: Syukur Tak Cukup dengan Hamdalah, Begini Pesan KH Adib Hamzawi

Materi coding robotika akan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran TIK kelas X. Seluruh siswa kelas X mendapatkan pembelajaran tersebut.

Sekolah menambah satu jam pembelajaran untuk mendukung program tersebut.

’’Ini intrakurikuler. Semua murid kelas X mendapatkan materi tersebut, dimasukkan mata pelajaran TIK. Bahkan ada tambahan satu jam untuk kelas X,’’ terangnya.

Program tersebut merupakan bentuk dukungan alumni SMAN 1 Jombang.

Bantuan diberikan oleh Muhammad Marzuki, alumni angkatan pertama SMAN 1 Jombang yang lulus pada 1983 dan kini berdomisili di Jakarta.

Dukungan yang diberikan bukan berupa perangkat semata, melainkan program pembelajaran sekaligus pendampingan dari vendor Ugenius.

Baca Juga: Patroli Hunting Sistem, Polantas Jombang Dapati Sopir Tronton Kondisi Teler Sabu

Sebelum diterapkan kepada siswa, sejumlah guru SMAN 1 Jombang telah mendapatkan pelatihan selama tiga hari.

Selanjutnya, guru akan menjadi pengajar utama bagi siswa. Sementara pihak vendor melakukan pendampingan dan pemantauan agar pembelajaran berjalan sesuai silabus yang telah disepakati.

Dukungan tersebut merupakan bentuk bakti alumni kepada almamater sekaligus jawaban atas kebutuhan sekolah dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Melalui program tersebut, sekolah tidak hanya menargetkan siswa memahami coding secara teori.

Baca Juga: Binrohtal: Jenis Utang kepada Allah dan Utang Sesama Manusia dan Cara Membayarnya

Lebih jauh, siswa diharapkan mampu menghasilkan produk teknologi yang aplikatif dan dapat memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.

’’Golnya adalah bisa melahirkan produk yang bisa mempermudah ketika kita membutuhkan sesuatu, sehingga tidak membutuhkan waktu lama dan ribet untuk mengoperasikan teknologi tertentu,’’ harapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
robotika pembelajaran SMAN 1 Jombang coding ekskul