OSN SMA Jatim Digelar di Jombang, 73 Siswa Siap Berebut Tiket ke Tingkat Nasional

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 11:31 WIB
KOMPETITIF: Pelaksanaan OSN Provinsi di SMA Darul Ulum 2 unggulan BPPT Peterongan, Jombang dilakukan dengan pengawasan ketat, Selasa (28/7). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
KOMPETITIF: Pelaksanaan OSN Provinsi di SMA Darul Ulum 2 unggulan BPPT Peterongan, Jombang dilakukan dengan pengawasan ketat, Selasa (28/7). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA tingkat Provinsi Jatim dilaksanakan secara terpusat di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Peterongan, Jombang 27-29 Juli.

Sebanyak 73 siswa asal Jombang mengikuti OSN tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 51 peserta.

’’Alhamdulillah semua peserta hadir. Sampai hari terakhir pelaksanaan berjalan dengan lancar,’’ kata Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Kontingen LKSN

Pelaksanaan OSN menerapkan sistem pengawasan yang ketat untuk menjamin integritas peserta. Pengawas ruang berasal dari sekolah lain yang tidak memiliki peserta OSN.

Selain diawasi langsung oleh pengawas ruang, setiap peserta juga dipantau menggunakan kamera yang terhubung secara daring kepada panitia nasional dan dewan juri.

Dengan sistem tersebut, hanya peserta dan pengawas yang diperbolehkan berada di dalam ruang ujian.

”Pengawasannya silang, tidak diambil dari sekolah yang memiliki peserta. Selain itu ada kamera yang langsung terhubung ke panitia nasional dan juri, sehingga tidak boleh ada orang lain di dalam ruangan selain pengawas dan peserta,’’ jelasnya.

Baca Juga: Pemdes Kedunglumpang Jombang Kembangkan Tepung Mocaf, Singkong Lokal Jadi Andalan Ketahanan Pangan

Selama pelaksanaan, tidak ditemukan gangguan pada server maupun jaringan internet yang dapat menghambat peserta mengerjakan soal.

Hanya sempat terjadi kendala teknis pada perangkat kamera pengawas karena kabel pengisi daya belum tersambung ke listrik.

Namun kondisi tersebut segera diketahui dan langsung ditangani sehingga tidak mengganggu jalannya ujian.

’’Alhamdulillah server dan jaringan terkendali semua. Hanya sempat ada kamera yang mati karena kabel listriknya belum dicolokkan. Untung cepat disadari dan langsung diperbaiki, sehingga tidak mengganggu proses pelaksanaan,’’ katanya.

Sebelum memasuki ruang ujian seluruh peserta telah mendapatkan pengarahan mengenai tata tertib dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan OSN.

Dengan pembekalan tersebut, pelaksanaan ujian dapat berlangsung tertib hingga selesai.

Baca Juga: Binrohtal: Iman Bisa Bertambah dan Berkurang, Ini Amalan untuk Menjaganya

Untuk mendukung pelaksanaan, panitia menyiapkan tiga laboratorium komputer. Hasil OSN akan diumumkan pada 5 Agustus.

’’Mudah-mudahan ada peningkatan jumlah peserta dari Jombang yang lolos ke tingkat nasional,’’ harapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
osn jatim Nasional siswa tuan rumah Jombang