Perbaikan MIN 2 Jombang Pascakebakaran Sudah Diajukan, Siswa Masih Belajar di Ruang Darurar

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 15:08 WIB
Kebakaran hebat menimpa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jombang, Dusun Tanggungan, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Rabu (25/6) sore. (Achmad RW/Radar Jombang)
Kebakaran hebat menimpa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jombang, Dusun Tanggungan, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Rabu (25/6) sore. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang memastikan usulan perbaikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jombang yang terdampak kebakaran telah diajukan.

Namun hingga kini belum ada kepastian kapan proses rehabilitasi akan dilaksanakan.

’’Rehab sudah kami ajukan. Pengajuannya berupa program yang mencakup seluruh area MIN 2 Jombang,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Kabupaten Jombang, Nur Khojin.

Baca Juga: Grassroots OFS League 2026 Tuntas, SDN di Jombang Ini Juara Tanpa Terkalahkan

Pengajuan yang disampaikan tidak hanya mencakup bagian bangunan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.

’’Usulan disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan dan penataan madrasah secara menyeluruh, sehingga tidak hanya berfokus pada pemulihan ruang yang terbakar,’’ terangnya.

Hingga kemarin, Kemenag Jombang masih menunggu tindak lanjut dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur terkait persetujuan dan pelaksanaan rehabilitasi.

’’Belum ada kepastian kapan akan direhabilitasi. Saat ini kami masih menunggu keputusan dari Kanwil,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Sembilan Keistimewaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Kembali ke Akar Sejarah hingga Dongkrak Ekonomi

Sembari menunggu realisasi perbaikan, kegiatan belajar mengajar di MIN 2 Jombang tetap berlangsung.

Pihak madrasah memanfaatkan ruang-ruang darurat agar proses pembelajaran tidak terganggu.

’’Pembelajaran tetap berjalan dengan menggunakan ruang darurat yang telah disiapkan,’’ tambahnya.

Kepala MIN 2 Jombang, Mashudi, mengatakan hingga saat ini bangunan yang terdampak kebakaran belum dapat digunakan karena masih menunggu bantuan anggaran perbaikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Kementerian Agama.

Pembelajaran dipindahkan ke ruang alternatif berupa perpustakaan dan musala sembari menunggu proses perbaikan bangunan.

Baca Juga: Pemkab Jombang Catat 104 Lokasi Tercemar Limbah B3, Pemulihan Lingkungan Terus Berjalan

’’Untuk sementara pembelajaran kami alihkan ke perpustakaan dan musala. Gedung yang terdampak belum bisa ditempati karena masih menunggu bantuan dari provinsi untuk proses perbaikannya,’’ ungkapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
kantor kemenag jombang min 2 jombang Perbaikan kebakaran Jombang