JombangBanget.id – Sebanyak 382 siswa baru SMKN Gudo mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin-Kamis (13-16/7).
Ini ajang pengenalan lingkungan dan budaya sekolah. Membentuk karakter peserta didik.
Serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah.
Baca Juga: 214 Murid Baru SMAN Plandaan Jombang Ikuti MPLS 2026, Dibekali Karakter hingga Etika Bermedia Sosial
’’Kami juga menanamkan nilai-nilai positif melalui pengenalan budaya sekolah dan upaya pencegahan perundungan,’’ kata Kepala SMKN Gudo, Itha Pujiarti SS MPd.
Pelaksanaan MPLS tahun ini berfokus pada pembentukan karakter siswa baru sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
’’Seluruh rangkaian kegiatan MPLS disusun mengacu pada panduan yang telah ditetapkan. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek,’’ terangnya.
Baca Juga: SMKN 1 Jombang Terapkan MPLS Ramah, 612 Siswa Baru Bebas Perpeloncoan dan Bullying
Mulai dari pengenalan lingkungan sekolah hingga penguatan kemampuan dan karakter peserta didik.
’’Fokus MPLS kami pembentukan karakter, pengenalan budaya sekolah yang ramah, serta pencegahan perundungan. Kami ingin siswa baru merasa nyaman dan memiliki rasa memiliki terhadap sekolah sejak awal,’’ paparnya.
Selama kegiatan, siswa mendapatkan materi Wawasan Wiyata Mandala, pengenalan konsep: Aku dan Sekolahku serta Aku dan Sekitarku.
Peserta juga dibekali materi Aku Anak Indonesia Hebat Karakterku Kuat, sebagai upaya menumbuhkan karakter positif dan rasa tanggung jawab.
MPLS SMKN Gudo juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai keadaban dan keamanan digital, literasi digital, serta dampak negatif kecanduan gim online.
Materi tersebut diberikan agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Peserta juga diajak mengikuti kegiatan eksplorasi diri untuk menggali potensi yang dimiliki.
Juga terdapat materi Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai. Ini mengajarkan pentingnya kepedulian serta menghormati sesama.
Baca Juga: 359 Siswa Baru SMA Negeri Mojoagung Jombang Ikuti MPLS, Kenalkan Program Ketahanan Pangan SIKAP
Guna membangun kesiapsiagaan, siswa juga mendapat pembekalan mengenai mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
Pengenalan ekstrakurikuler, delapan dimensi profil lulusan, serta pengenalan kurikulum melalui penumbuhan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif.
Beberapa kegiatan pilihan turut diberikan. Di antaranya, bahaya penyalahgunaan NAPZA dan fenomena sosial perilaku remaja.
Siswa juga dikenalkan dengan budaya sekolah berbasis kekhasan SMKN Gudo. Termasuk budaya kerja melalui konsep 5R/5S.
’’Kita berharap melalui MPLS, siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan mampu mengembangkan potensi diri. Serta menjadi siswa yang berprestasi dan berkarakter,’’ paparnya. (fid/jif)
Editor : Achmad RW