Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

MPLS SMAN Bareng, Siswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan hingga Literasi Digital

Ainul Hafidz • Rabu, 15 Juli 2026 | 06:30 WIB
siswa mengikuti kegitan dalam rangkaian MPLS di SMAN Bareng
siswa mengikuti kegitan dalam rangkaian MPLS di SMAN Bareng

JombangBanget.id – Sebanyak 250 siswa baru SMAN Bareng  mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026.

Guna mengenalkan lingkungan sekolah. Serta membentuk karakter, pengembangan potensi siswa, dan penguatan budaya positif.

’’Hari pertama, siswa mendapatkan materi wawasan wiyata mandala, wawasan kebangsaan, pengenalan sekolah dan lingkungan sekitar. Karakter kuat dan keadaban. Serta keamanan digital,’’ kata Kepala SMAN Bareng, Anik Noerachini MPd.

Baca Juga: 501 Siswa Baru SMKN Mojoagung Jombang Ikuti MPLS 2026, Wajib Tanam Satu Bibit Produktif

Rangkaian MPLS diawali dengan pembiasaan ibadah pagi melalui salat Duha.

Dilanjutkan berbagai materi yang mendukung kesiapan siswa memasuki lingkungan sekolah.

Kegiatan juga diisi dengan pengenalan OSIS, unjuk bakat dan minat siswa, hingga kegiatan kebersamaan.

Baca Juga: SMKN 1 Jombang Terapkan MPLS Ramah, 612 Siswa Baru Bebas Perpeloncoan dan Bullying

Selama MPLS, siswa juga mendapatkan pembekalan terkait eksplorasi diri, tata tertib dan budaya sekolah.

Budaya positif, tata krama, pemilahan sampah, hingga pengenalan ekstrakurikuler.

’’Materi kesehatan diberikan melalui pengenalan bahaya NAPZA dan judi online dari kepolisian. Serta Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dan kesehatan reproduksi remaja dari puskesmas,’’ imbuhnya.

Sekolah menguatkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan Sasis Sasa (Satu Siswa Satu Sampah) dan Sasis Sabu (Satu Siswa Satu Bunga). Serta kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan duafa.

’’Program unggulan SMAN Bareng tahun pelajaran 2026/2027 meliputi pembiasaan karakter religius, literasi Alquran atau kitab suci sesuai agama masing-masing, budaya disiplin, jujur, santun, dan peduli sesama,’’ paparnya.

Di bidang akademik, sekolah mengembangkan literasi, numerasi, kelas penguatan prestasi dan pembelajaran berbasis proyek. Serta pemanfaatan teknologi digital.

’’Kolaborasi antara sekolah, orang tua, komite, dan masyarakat menjadi kekuatan kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik,’’ tegasnya. (fid/jif)

 

Editor : Achmad RW
mpls SMAN Bareng