JombangBanget.id – Sebanyak 251 siswa kelas X SMAN Bandarkedungmulyo mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin-Jumat, (13-17/7).
Ini pengenalan lingkungan sekolah dan pembentukan karakter.
Juga menjadi momentum mengenalkan berbagai ekstrakurikuler agar siswa baru aktif mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik.
Baca Juga: SMKN 1 Jombang Terapkan MPLS Ramah, 612 Siswa Baru Bebas Perpeloncoan dan Bullying
’’Sebelum pelaksanaan MPLS utama pada 13–17 Juli, kita sudah menggelar pra-MPLS, 8–9 Juli,’’ kata Kepala SMAN Bandarkedungmulyo, Sudijono MAP.
Kegiatan awal tersebut bertujuan memberikan informasi kepada siswa baru terkait pelaksanaan MPLS.
’’Pra-MPLS kami manfaatkan untuk memberikan gambaran awal kepada siswa baru, termasuk pengenalan lingkungan sekitar sekolah dan berbagai ketentuan yang harus dipahami sebelum mengikuti MPLS,’’ terangnya.
Baca Juga: 286 Siswa Baru SMAN Kesamben Jombang Ikuti MPLS 2026, Fokus Penguatan Karakter dan Akhlak
Pembukaan MPLS dilaksanakan secara serentak pada Senin (13/7). Setelah itu, siswa mengikuti berbagai materi.
Kegiatan berlangsung di ruang kelas dengan pembagian kelompok atau gugus.
Materi disampaikan bapak dan ibu guru yang telah ditunjuk.
Salah satu bagian penting dalam MPLS, pengenalan organisasi siswa dan kegiatan ekstrakurikuler.
Sekolah memberikan ruang bagi setiap ekstrakurikuler untuk melakukan demo agar siswa baru dapat mengetahui pilihan kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
’’Tiap ekstrakurikuler ada demo untuk menarik siswa baru agar bergabung. Harapannya, mereka ikut kegiatan positif setelah pulang sekolah. Daripada melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat,’’ imbuhnya.
SMAN Bandarkedungmulyo memiliki sembilan ekstrakurikuler.
Paskibra, Pramuka, jurnalistik, remaja masjid (Remas), seni musik modern, seni musik tradisional, seni tari, dan berbagai kegiatan pengembangan bakat lainnya.
Baca Juga: MPLS 2026 SMKN Kabuh Jombang Perkuat Karakter, Kenalkan TEFA, TOEIC, dan SIJA 4 Tahun
Siswa baru juga dikenalkan dengan tata tertib sekolah. Serta kebiasaan positif yang harus diterapkan selama menempuh pendidikan di SMAN Bandarkedungmulyo.
Diharapkan, melalui MPLS, siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi sekaligus memiliki semangat untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.
Terlebih, penerimaan siswa baru tahun ini melalui sistem yang menggunakan nilai diharapkan mampu meningkatkan kualitas peserta didik.
’’Harapan kami tentu sekolah menjadi lebih baik. Dengan penyaringan melalui nilai, kami berharap kualitas siswa lebih baik dari tahun sebelumnya. Sekolah di pinggiran juga harus mampu bersaing dengan sekolah di tengah kota,’’ paparnya.
Peningkatan prestasi menjadi target sekolah ke depan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Tidak hanya tingkat kabupaten, tetapi juga diharapkan mampu menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi bahkan lebih tinggi.
’’Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi di bidang lain sesuai bakat dan minatnya,’’ tegasnya. (fid/jif)
Editor : Achmad RW