JombangBanget.id – MAN 7 Jombang menggelar Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026.
Sebanyak 118 murid baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan madrasah sekaligus mengenal budaya belajar sejak hari pertama.
’’Melalui MATAMUDA ini kami ingin siswa lebih cepat mengenal lingkungan madrasah sehingga mereka merasa nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar,’’ kata Kepala MAN 7 Jombang, Masrukhin MPdI.
Baca Juga: Matamuda Gantikan Matsama, Kemenag Jombang Tekankan Orientasi Madrasah Ramah Anak
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi. Mulai kurikulum hingga pengenalan bapak dan ibu guru.
Materi dikemas menarik agar siswa mudah memahami. ’’Pengenalan ini penting agar siswa tidak lagi merasa asing dengan lingkungan maupun seluruh warga madrasah,’’ terangnya.
Penyampaian materi secara klasikal dengan membagi peserta ke dalam empat kelompok kelas.
Baca Juga: 350 Siswa Baru MAN 8 Jombang Ikuti MATAMUDA, Dibekali Karakter dan Kecakapan Digital
Juga ada kegiatan yang diikuti secara bersama melalui konferensi daring sehingga seluruh murid dapat menerima materi yang sama dalam waktu bersamaan.
’’Ada kegiatan yang dilakukan bersama melalui Zoom agar seluruh siswa bisa mengikuti materi secara serentak,’’ urai Masrukhin.
Salah satu materi yang menjadi pembeda dalam MATAMUDA tahun ini yakni pengenalan program Adiwiyata.
Materi tersebut diberikan pada akhir kegiatan sebagai bentuk penguatan budaya peduli lingkungan yang telah menjadi identitas MAN 7 Jombang. Sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Nasional.
’’Kami ingin sejak awal siswa memahami budaya menjaga lingkungan karena itu sudah menjadi karakter MAN 7 Jombang sebagai madrasah Adiwiyata Nasional,’’ tuturnya.
Masrukhin berharap seluruh rangkaian MATAMUDA mampu menjadi bekal awal bagi murid baru untuk membangun semangat belajar. Sekaligus beradaptasi dengan lingkungan madrasah.
’’Harapan kami, setelah mengikuti MATAMUDA, siswa dapat beradaptasi lebih cepat. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih lancar dan mereka mampu berkembang sesuai potensi yang dimiliki,’’ paparnya. (riz/jif)
Editor : Achmad RW