JombangBanget.id – Sebanyak 612 siswa baru SMKN 1 Jombang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung 13–17 Juli.
Kegiatan dikemas dengan konsep MPLS Ramah yang mengedepankan pembentukan karakter, pendampingan, serta dipastikan bebas dari praktik perpeloncoan maupun perundungan.
Kepala SMKN 1 Jombang Abdul Muntolib mengatakan, MPLS menjadi langkah awal untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa merasa nyaman, aman, dan bahagia sejak hari pertama.
”Tujuan MPLS agar anak-anak mengenal lingkungan sekolah dengan rasa senang dan bahagia. Dengan begitu mereka memiliki persepsi yang baik terhadap sekolah sejak awal,” ujarnya, Senin (13/7).
Baca Juga: 636 Siswa Baru SMKN 3 Jombang Ikuti MPLS 2026, Dibekali Disiplin dan Literasi Digital
Budaya perpeloncoan maupun bullying tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan MPLS di SMKN 1 Jombang.
Sebaliknya, sekolah mengedepankan pendampingan dan pengenalan budaya sekolah sehingga siswa baru dapat beradaptasi lebih cepat sekaligus membangun karakter positif.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMKN 1 Jombang menerima 612 siswa baru yang tersebar di sejumlah program keahlian, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV), Akuntansi, Perbankan, Manajemen Perkantoran, dan Perhotelan.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Jombang Ulil Muamar menegaskan, seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Jombang menerapkan konsep MPLS Ramah.
Tahun ini, sebanyak 17.009 peserta didik baru mengikuti MPLS selama lima hari.
”Anak-anak harus merasa nyaman berada di sekolah. Tidak boleh ada bullying maupun perpeloncoan. Nilai-nilai seperti salam, sopan, santun, dan saling menghormati menjadi bagian penting yang ditanamkan selama MPLS,” tegasnya. (ang/fid)
Editor : Ainul Hafidz