JombangBanget.id – Seluruh madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang akan melaksanakan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 13–18 Juli.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
’’Matamuda harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi siswa. Tidak boleh ada perpeloncoan ataupun bentuk kekerasan lain selama kegiatan orientasi,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Kabupaten Jombang, Nur Khojin.
Matamuda merupakan nama baru yang sebelumnya disebut Matsama. Tujuannya keduanya sama.
Baca Juga: Miris! Ada SD Negeri di Jombang Hanya Dapat 2 Murid Baru, Dinas P dan K Segera Evaluasi
’’Tujuan utamanya agar peserta didik baru merasa nyaman, mampu beradaptasi dengan lingkungan madrasah, serta memiliki kesiapan mental, sosial, emosional, dan akademik dalam mengikuti proses pembelajaran,’’ terangnya.
Selama pelaksanaan Matamuda, siswa akan dikenalkan dengan lingkungan fisik madrasah, visi dan misi, tata tertib, guru dan tenaga kependidikan, budaya madrasah, hingga berbagai program unggulan yang dimiliki masing-masing satuan pendidikan.
Ini juga menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ukhuwah, integritas, serta kecintaan terhadap madrasah.
Yang berbeda dengan kegiatan orientasi pada masa lalu, Matamuda tahun ini mengedepankan pendekatan yang edukatif, ramah anak, inklusif, interaktif, dan menyenangkan.
Kemenag juga menegaskan tidak boleh ada praktik perpeloncoan, perundungan, kekerasan, diskriminasi maupun perlakuan yang merendahkan harkat dan martabat murid.
Materi yang diberikan selama Matamuda cukup beragam.
Selain pengenalan kemadrasahan dan tata tertib, siswa juga akan memperoleh pembekalan mengenai akhlak, etika bermedia sosial, pencegahan perundungan, bahaya narkoba, moderasi beragama, wawasan kebangsaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan melalui implementasi ekoteologi dan program madrasah sehat.
’’Dengan pelaksanaan yang sesuai pedoman, kami berharap murid baru dapat mengenal madrasah dengan baik sejak hari pertama. Serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman,’’ jelasnya.
Terkait jumlah peserta Matamuda tahun ini, Nur Khojin belum dapat memastikan. Sebab pendataan terkait jumlah siswa MI, MTs dan MA masih berlangsung hingga sekarang.
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Pesan Kakak
’’Proses pendataan jumlah murid baru sedang kami lakukan,’’ ucapnya.
Kepala MTsN 11 Jombang, M Makhi, mengatakan, di madrasahnya, proses penerimaan murid baru sudah berakhir. Total siswa baru 262 murid terbagi delapan rombel.
’’Total murid baru 262 murid, sedangkan yang lulus tahun ini 233 murid sehingga ada peningkatan jumlah siswa,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz