Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hari Ini Pemenuhan Pagu SPMB Dibuka, 15 SMP Negeri di Jombang Masih Punya Kursi Kosong

Wenny Rosalina • Jumat, 3 Juli 2026 | 06:54 WIB
SEMANGAT: Siswa SMPN 2 Wonosalam, Jombang mengikuti kegiatan di lab komputer. SMPN 2 Wonosalam menjadi salah satu sekolah yang masih menyisakan kursi kosong. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
SEMANGAT: Siswa SMPN 2 Wonosalam, Jombang mengikuti kegiatan di lab komputer. SMPN 2 Wonosalam menjadi salah satu sekolah yang masih menyisakan kursi kosong. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Jumat (3/6) hari ini Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk 15 SMP Negeri yang pagunya masih belum terpenuhi dibuka.

Tahapan ini diharapkan dapat mengisi kekurangan kuota di sejumlah sekolah karena jumlah siswa yang diterima akan berpengaruh terhadap besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

’’Pemenuhan pagu dilakukan secara daring dan ditutup pada hari yang sama pukul 15.00 WIB,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono.

Pengumuman sementara dijadwalkan pada 3 Juli. Pengumuman hasil seleksi pada 4 Juli. Serta daftar ulang dan pemberkasan pada 5 Juli hingga pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: Libur Sekolah, Guru di Jombang Diminta Tingkatkan Kompetensi Lewat 12 Seri Webinar

Tahapan pemenuhan pagu diharapkan mampu mengurangi jumlah kursi kosong di sejumlah SMPN.

’’Kami berharap kekurangan ini bisa dimaksimalkan, jika masih ada kekurangan nantinya akan dibuka pendaftaran offline,’’ jelasnya.

Terpenuhinya jumlah peserta didik sangat berpengaruh terhadap pendanaan operasional sekolah. Sebab, alokasi dana BOS dihitung berdasarkan jumlah siswa yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

’’Dana BOS dasarnya jumlah siswa. Dapodik juga demikian. Karena itu kami berharap kekurangan ini bisa diminimalkan melalui pendaftaran offline,’’ katanya.

Disdikbud belum dapat memastikan apakah sekolah yang tidak mampu memenuhi kuota pada tahun ini akan mengalami penyesuaian pagu penerimaan pada pelaksanaan SPMB tahun berikutnya.

Menurut Eko, keputusan tersebut akan ditentukan setelah seluruh tahapan SPMB 2026 selesai dan dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

’’Kami akan melihat hasil akhirnya terlebih dahulu. Nanti akan dievaluasi berdasarkan data penerimaan tahun ini,’’ paparnya.

Rincian sekolah yang membuka pemenuhan pagu; SMPN 2 Megaluh satu kursi. SMPN 2 Plandaan delapan kursi. SMPN Ngusikan 10 kursi.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Kerja ke Turki

SMPN 2 Bareng 11 kursi. SMPN 1 Wonosalam 12 kursi. SMPN 3 Plandaan 13 kursi. SMPN 3 Wonosalam 17 kursi. SMPN 2 Wonosalam 23 kursi. SMPN 1 Kudu 27 kursi.

SMPN 1 Kabuh dan SMPN 2 Kabuh masing-masing 32 kursi. SMPN 2 Ploso 38 kursi.  SMPN 1 Megaluh 39 kursi. SMPN 3 Kabuh 42 kursi. Serta SMPN 1 Plandaan 49 kursi. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kosong #SMP #spmb #Jombang #pemenuhan pagu