JombangBanget.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan tata kelola, pelestarian budaya, dan pembinaan prestasi peserta didik.
Pada Juni 2026, Disdikbud menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Batu yang menjadikan tata kelola anggaran dan aset pendidikan di Jombang sebagai rujukan.
Selain itu, Disdikbud bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur menggelar pendampingan penggunaan aplikasi ARKAS dan SIPLAH bagi satuan pendidikan penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) 2026.
Guna memperkuat pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Dinas P dan K Jombang Bina 573 Kepala Sekolah dan Pengawas untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
’’Kami menyambut baik kunjungan dari Komisi C DPRD Kota Batu, sebagai sarana bertukar pengalaman dan gagasan terkait pengelolaan sektor pendidikan,’’ kata Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari.
Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, kedua daerah saling berbagi informasi mengenai tantangan, inovasi, dan strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Di bidang kebudayaan, Disdikbud terus mengembangkan program Wayang Masuk Sekolah yang telah berjalan sejak 2022.
Program ini menghadirkan pagelaran wayang kulit berdurasi singkat di sekolah-sekolah sebagai media pendidikan karakter sekaligus upaya pelestarian budaya.
Wayang tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga sarana menanamkan nilai moral, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda.
’’Wayang bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Di dalam cerita wayang terdapat banyak nilai moral, keteladanan, tanggung jawab, kejujuran, dan semangat kebangsaan yang sangat relevan untuk pendidikan karakter anak-anak saat ini,’’ terangnya.
Di bidang pembinaan prestasi, Disdikbud memberikan apresiasi kepada dua siswa yang berhasil mewakili Jombang dalam Olimpiade Matematika dan Fisika tingkat nasional.
Mysha Samaria Firzana dari SMPN 1 Mojoagung dan Shareefa Isna Prawida dari SMPN 2 Jombang.
Baca Juga: SPMB SMPN Jombang 2026 Ditutup, Sistem Sempat Lemot karena Ribuan Pendaftar Panik
Capaian keduanya menjadi bukti kualitas pendidikan di Jombang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi.
’’Melalui tata kelola yang baik, penguatan karakter berbasis budaya, dan pembinaan prestasi yang berkelanjutan, kami berharap dapat mencetak generasi Jombang yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz