Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Dinas P dan K Jombang Bina 573 Kepala Sekolah dan Pengawas untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Wenny Rosalina • Jumat, 26 Juni 2026 | 07:37 WIB
TELADAN: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, bersama peserta pembinaan kepala sekolah dan pengawas. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
TELADAN: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, bersama peserta pembinaan kepala sekolah dan pengawas. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui berbagai program penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan budaya inklusif.

Serta keterlibatan satuan pendidikan dalam percepatan penurunan stunting.

Melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan, Disdikbud menggelar pembinaan dinas bagi 573 kepala sekolah dan pengawas sekolah pada 18–22 Mei 2026.

Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, menitikberatkan pada peningkatan disiplin kerja, kepemimpinan, dan tata kelola satuan pendidikan.

Baca Juga: SPMB SMPN Jombang 2026 Ditutup, Sistem Sempat Lemot karena Ribuan Pendaftar Panik

’’Kepala sekolah dan pengawas memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta meningkatkan mutu layanan pendidikan,’’ katanya.

Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Disdikbud mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budaya Inklusif pada 22–26 Juni 2026.

’’Ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dan kepala sekolah mengenai pendidikan inklusif,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD, Rhendra Kusuma.

Agar seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh hak pendidikan yang setara.

’’Sekolah harus mampu merangkul semua anak dan memberikan kesempatan yang sama untuk berkembang. Keberhasilan pendidikan inklusif juga membutuhkan dukungan orang tua dan keluarga,’’ terangnya.

Sementara itu, Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) turut mendukung program prioritas daerah melalui Bimtek Stunting bertema Sinergi Satuan Pendidikan dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting pada 25–26 Mei 2026.

Wor Windari menegaskan, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pola hidup sehat, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting.

Baca Juga: Layanan Stem Cell Hadir di Jombang, RS Muhammadiyah Gandeng SCCR Indonesia

’’Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Satuan pendidikan juga harus menjadi bagian dari solusi melalui edukasi kepada peserta didik dan keluarga,’’ paparnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Disdikbud Jombang berharap tercipta satuan pendidikan yang profesional dan inklusif.

Serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Jombang. (wen/jif) 

Editor : Ainul Hafidz
#kepala sekolah #pengawas #mutu pendidikan #Jombang #Dinas P dan K Jombang