Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kuota Siswa Bertambah, SDM Sekolah Rakyat Jombang Belum Mencukupi

Anggi Fridianto • Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:45 WIB
ANTUSIAS: Siswa Sekolah Rakyat Jombang mengikuti kegiatan di sekolah yang terletak di Desa Mancilan Mojoagung. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
ANTUSIAS: Siswa Sekolah Rakyat Jombang mengikuti kegiatan di sekolah yang terletak di Desa Mancilan Mojoagung. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat Jombang terus berjalan.

Tahun ini, Jombang mendapat tambahan kuota 270 siswa baru.

Namun, kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan masih terbatas. Sekolah menunggu tambahan SDM hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Andik Minarto mengungkapkan, pihaknya belum menerima tambahan tenaga baru. Saat ini, sekolah masih menunggu hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari Kemensos.

Baca Juga: Binrohtal: Jangan Disepelekan, Ini Empat Hal yang Membuat Dosa Kecil Menjadi Besar

”Rekrutmen untuk guru dan tenaga kependidikan masih berlangsung. Sekarang tinggal menunggu hasilnya. Sampai saat ini belum ada tambahan SDM yang masuk,” ujarnya, kemarin (19/6).

Menurut Andik, rekrutmen tersebut ditujukan untuk menutup kekurangan tenaga pendidik sekaligus pengasuhan di lingkungan Sekolah Rakyat.

Sejumlah posisi yang masih dibutuhkan antara lain guru, wali asuh, hingga wali asrama. Ia menyebut, hasil seleksi diperkirakan diumumkan pada Agustus mendatang.

”Informasinya pada Juli akan dilakukan analisis kebutuhan SDM. Dari situ akan diketahui kebutuhan masing-masing sekolah, termasuk di Jombang,” katanya.

Saat ini, jumlah SDM di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang masih terbatas. Total terdapat 18 guru, termasuk satu guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kementerian Agama Jombang.

Untuk tenaga juru masak tersedia tiga orang, sementara wali asrama berjumlah lima orang.

Dengan penambahan sebanyak 270 siswa baru, kebutuhan tenaga jelas meningkat. Andik menegaskan, komposisi SDM yang ada saat ini belum mencukupi untuk menunjang operasional sekolah.

”Ya tentu, kalau jumlah sekarang tidak cukup. Harus ada penambahan,’’ pungkasnya.

Baca Juga: Kuota Terlampaui, SMPN 1 dan SMPN 2 Jombang Jadi Rebutan SPMB 2026

Di sisi lain, proses penjaringan calon siswa terus dikebut Pemkab Jombang. Sekolah hanya menerima peserta didik yang telah dinyatakan lolos seleksi.

”Penjaringan siswa dilakukan oleh Pemkab Jombang. Kami di sekolah menerima siswa yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#wali asuh #sdm #Jombang #guru #Sekolah Rakyat