JombangBanget.id – Hingga Senin (8/6) baru 45 calon peserta didik yang melakukan pencetakan PIN untuk keperluan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP 2026. Sementara ribuan siswa lainnya belum melakukan pencetakan PIN.
’’Dari total 11.243 calon peserta didik yang wajib mengunggah foto dan melengkapi persyaratan administrasi, sebanyak 9.047 siswa telah menyelesaikan tahapan unggah foto, dan 45 sudah pencetakan PIN,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono.
Pencetakan PIN dapat dilakukan jika seluruh dokumen utama dinyatakan lengkap dan lolos verifikasi. Saat ini SPMB SMP masih dalam tahap pendaftaran periode pendataan hingga 13 Juni pukul 15.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi aplikasi SPMB periode seleksi pada 15-17 Juni 2026.
Baca Juga: Lampaui Nasional, Nilai Rata-Rata TKA SMP Jombang Tembus 42,6 untuk Matematika
Kemudian pendaftaran periode seleksi tahap 1 untuk jalur afirmasi, mutasi dan prestasi dibuka 18-20 Juni. Kemudian pendaftaran tahap 2 jalur domisili dibuka pada 23-25 Juni.
Dokumen yang menjadi syarat utama meliputi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan Surat Keterangan Lulus (SKL).
’’Setelah dokumen utama yakni KK, akta, SPTJM, dan SKL terpenuhi langsung bisa cetak PIN,’’ terangnya.
Baca Juga: Kelulusan SMP Jombang 2026 Diumumkan Hari Ini, Siswa Langsung Bisa Ambil SKL
Kemungkinan masih ada calon peserta didik yang belum dapat mencetak PIN karena dokumen yang diunggah masih dalam proses verifikasi. Namun, tidak menutup kemungkinan ada pula peserta yang sebenarnya telah lolos verifikasi tetapi belum melakukan cetak PIN.
’’Yang sudah terverifikasi tinggal klik saja untuk cetak PIN,’’ ungkapnya.
Seluruh proses verifikasi dokumen dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Verifikasi dilakukan untuk memastikan keabsahan data yang digunakan dalam proses penerimaan peserta didik baru.
’’Calon peserta didik dan orang tua diimbau untuk rutin memantau status pengajuan pada sistem SPMB,’’ ucapnya. Apabila seluruh dokumen telah dinyatakan valid, peserta dapat segera mencetak PIN dan melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Eko mengakui hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan imbauan khusus kepada calon peserta didik yang telah lolos verifikasi tetapi belum mencetak PIN. Namun, langkah tersebut akan segera dilakukan agar tidak ada peserta yang tertinggal jadwal pendaftaran.
’’Nanti akan segera kami imbau agar seluruh calon peserta didik segera cetak PIN,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Achmad RW