JombangBanget.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Jombang tahun ini melibatkan oeparator TK/RA.
Orang tua tidak harus mendaftar langsung ke sekolah. Meski begitu, sekolah tetap membuka pelayanan bagi yang ingin mendaftar mandiri.
’’Tahun ini pendaftaran dibantu oleh operator sekolah asal. Jadi data calon murid diinput melalui TK/RA asalnya,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.
Keterlibatan operator TK dan RA bertujuan memudahkan proses pendaftaran sekaligus meminimalkan kesalahan pengisian data calon murid.
Baca Juga: Lampaui Nasional, Nilai Rata-Rata TKA SMP Jombang Tembus 42,6 untuk Matematika
Meski demikian, orang tua tetap diperbolehkan datang langsung ke sekolah tujuan apabila membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran.
’’Boleh daftar langsung ke sekolah. Nanti akan dibantu oleh pihak sekolah,’’ terangnya.
Guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang juga akan melakukan sosialisasi kepada lembaga TK dan RA pada pekan depan.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang sama terkait mekanisme dan tahapan SPMB tahun ini.
Sementara itu, Kepala SDN Kepanjen 2 Jombang, Saida Setyarini, menjelaskan, seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring.
Melalui sistem tersebut, lembaga asal menginput data calon murid. Sedangkan sekolah tujuan bertugas melakukan verifikasi dan persetujuan data yang masuk.
’’Pendaftarannya melalui TK atau RA asal. Sekolah tujuan tinggal melakukan persetujuan data yang sudah masuk ke sistem,’’ jelasnya.
Hingga saat ini sekolah dasar masih belum melakukan persetujuan pendaftaran karena masih fokus pada penyelesaian kegiatan akhir tahun pelajaran, termasuk penilaian dan persiapan kenaikan kelas.
’’Kami belum berani melakukan persetujuan karena masih ada beberapa hal yang perlu dicermati, termasuk pemerataan sebaran siswa. Saat ini guru juga masih fokus menyelesaikan kegiatan kenaikan kelas,’’ terangnya.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Hantam Proyek Bendung Jatimlerek Jombang, Pembangunan Kisdam Terancam Tertunda
Ia memperkirakan proses verifikasi dan persetujuan data pendaftar akan mulai dilakukan setelah kegiatan pembelajaran berakhir dan memasuki masa libur sekolah sekitar 22 Juni mendatang.
’’Kalau sesuai kesiapan sekolah, kemungkinan mulai intensif melakukan verifikasi setelah memasuki masa libur. Saat itu guru sudah lebih fokus menangani SPMB,’’ ungkapnya.
Sistem SPMB SD juga menyediakan fitur pemeringkatan sementara sebagaimana yang diterapkan pada jenjang SMP.
Namun, data calon murid baru akan muncul dalam pemeringkatan setelah memperoleh persetujuan dari sekolah tujuan.
’’Kalau belum disetujui oleh sekolah tujuan, nama pendaftar belum muncul dalam pemeringkatan. Jadi memang harus menunggu proses verifikasi terlebih dahulu,’’ tuturnya.
Sekolah bakal tetap membuka pelayanan untuk para siswa yang dokumennya belum diunggah oleh sekolah.
’’Kami buka pelayanan. Kami tetap buka 22 Juni nanti. Membantu wali murid unggah dokumen jika belum diunggah oleh sekolah asal,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz