Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

SPMB Jombang 2026 Masuk Tahap Pendataan, Ini Tugas Orang Tua dan Operator Sekolah

Wenny Rosalina • Selasa, 26 Mei 2026 | 06:58 WIB
PENDAMPINGAN: guru SDN Mojongapit 3 Jombang membantu siswa unggah data ke sistem SPMB. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
PENDAMPINGAN: guru SDN Mojongapit 3 Jombang membantu siswa unggah data ke sistem SPMB. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) periode pendataan jenjang SMP di Jombang berlangsung hingga 13 Juni mendatang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, proses pendaftaran menjadi tanggung jawab orang tua, sementara operator SD hanya membantu pendampingan pengunggahan data siswa.

”Beberapa orang tua memang inisiatif datang ke sini untuk menanyakan langsung bagaimana proses SPMB,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono. 

Begitu juga saat pendaftaran periode pendataan yang ilaksanakan 5 Mei sampai 13 Juni. Dimana orang tua bisa melakukan secara mandiri.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Top Scorer GFC 2026

Setelah dokumen utama terverifikasi, calon murid dapat mencetak bukti pendataan, yang di dalamnya memuat PIN username dan password yang bakal digunakan untuk mengikuti pendaftaran periode seleksi. 

Namun hingga kini, masih banyak orang tua yang datang ke kantor dinas karena belum memahami informasi terkait pelaksanaan SPMB.

Termasuk sekolah yang tidak membantu siswa melakukan pendaftaran ke jenjang SMP. 

”Tidak bisa disalahkan juga, operator sifatnya hanya pendamping, pendaftaran sepenuhnya menjadi tanggungjawab orang tua,” jelasnya.

Eko mengungkapkan, selama ini praktik di lapangan justru banyak proses pendaftaran sepenuhnya dibantu pihak sekolah. Padahal keputusan pendidikan anak tetap menjadi tanggung jawab orang tua.

”Anak mau dibawa ke mana, orang tua yang bertanggung jawab,” katanya.

Untuk meminimalkan kesalahan dan meningkatkan pemahaman teknis, Disdikbud Jombang kembali mengumpulkan operator sekolah dalam waktu dekat. Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian sosialisasi lanjutan terkait sistem SPMB.

Menurut Eko, sebelumnya sosialisasi sudah diberikan kepada kepala sekolah di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang.

Namun pihaknya menilai pemahaman setiap sekolah berbeda-beda sehingga perlu penguatan kembali kepada operator.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Best Player GFC 2026

”Kita khawatir penjelasan yang diterima operator belum sama semua. Kemampuan memahami tiap sekolah juga berbeda,” ungkapnya.  

Usai pendaftaran periode pendataan berakhir 13 Juni pukul 15.00 WIB.

Bakal dilanjutkan dengan simulasi aplikasi SPMB periode seleksi pada 15-17 Juni, kemudian pendaftaran periode seleksi tahap 1 untuk jalur afirmasi, mutasi dan prestasid dibuka 18-20 Juni. 

”Simulasi dilakukan agar siswa mengetahui bentuk aplikasi SPMB, yang nantinya akan digunakan untuk pendaftaran,” jelasnya.

Kemudian pendaftaran tahap 2 jalur domisili dibuka pada 23-25 Juni. (wen/ang)

Editor : Ainul Hafidz
#Operator sekolah #SPMB SMP #Jombang #Dinas P dan K Jombang #orang tua