JombangBanget.id – Sebanyak 73 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5).
Mayoritas peserta yang dilantik berasal dari formasi guru.
Pelantikan dilakukan secara daring dan luring bersama 16.138 ASN Kementerian Agama dari seluruh Indonesia.
Di Jombang, prosesi pelantikan dipusatkan di Aula Al-Muhajirin Lantai 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.
’’Dari 73 peserta yang dilantik, mayoritas merupakan formasi guru ahli pertama,’’ kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Arif Hidayatulloh.
Baca Juga: Bus Pariwisata Hantam Truk Box di Tol Jombang-Mojokerto, Sopir Truk Meninggal di Lokasi
Selain itu, terdapat satu formasi pranata hubungan masyarakat ahli pertama. Serta tiga formasi pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama.
Arif berpesan agar para ASN baru bersyukur dan bijak mengelola penghasilan setelah resmi menerima gaji penuh sebagai PNS.
’’Gaji sudah 100 persen, namun gaya hidup jangan berlebihan. Lebih baik digunakan untuk pengembangan diri,’’ pesannya.
Sejatinya, ada 75 PNS dilantik menjadi CPNS Juni 2024. Saat itu SK-nya terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2025. Sedangkan surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT) terhitung 2 Juni 2025.
Namun dua orang kini ditarik ke Badan Pemeriksa Jaminan Produk Halal (BPJH) Surabaya.
Arif menegaskan, tidak ada proses mutasi dalam pelantikan kemarin. Semua guru bertugas di madrasah awal sesuai penempatan.
’’Tidak ada penataan, semua sesuai dengan formasi awal,’’ jelasnya.
Rincian 69 guru yang dilantik, delapan ditempatkan di MAN 1 Jombang. 11 di MAN 10 Jombang. Delapan guru di MAN 3 Jombang. Lima guru di MAN 4 Jombang dan dua guru di MAN 8 Jombang.
Baca Juga: Anggaran Dinas PUPR Jombang Dikepras Jadi Segini, Program Jalan dan Infrastruktur Bakal Terdampak
Enam guru ditempatkan di MTsN 1 Jombang. Lima guru di MTsN 11 Jombang, dan tiga guru di MTsN 13 Jombang.
Empat guru di MTsN 14 Jombang. Satu guru di MTsN 17 Jombang. Satu guru di MTsN 2 Jombang. Tiga guru di MTsN 3 Jombang.
Delapan guru di MTsN 5 Jombang. Dua guru di MTsN 7 Jombang, serta dua guru di MTsN 9 Jombang.
Arif menegaskan, tidak ada lagi guru honorer yang tersisa.
’’Sudah tidak ada honorer, semua sudah diangkat menjadi PPPK, baik penuh maupun paruh waktu,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz