Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Cabdindik Jombang Catat 25 ASN Cuti Haji, Berikut Daftar Kepala Sekolah yang Berangkat

Wenny Rosalina • Selasa, 5 Mei 2026 | 07:59 WIB
Ilustrasi pengajuan cuti haji ASN. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi pengajuan cuti haji ASN. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Sebanyak 25 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang menjalani cuti haji tahun ini.

Rinciannya, empat kepala sekolah, satu pengawas, satu kepala seksi, serta 19 guru.

’’Cuti haji ini menyesuaikan jadwal keberangkatan. Ada yang mulai tanggal 6, ada juga tanggal 7,’’ kata Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar.

Durasi cuti yang diberikan rata-rata sekitar 25 hari kerja atau kurang lebih 42 hari kalender, menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan ibadah haji.

Termasuk yang cuti yakni Kepala Seksi SMA dan PKPLK Nur Anas. Selama menjalankan ibadah haji, posisinya diisi pelaksana harian (Plh) yang telah ditunjuk, yakni Kasi SMK Siti Qomariyah.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Prestasi Lolos SPAN PTKIN

Sementara satu pengawas yang berangkat haji, Sigit Kuncoro.

Sedangkan empat kepala sekolah yang menjalani cuti haji, Kepala SMKN 1 Jombang Abdul Muntolib. Kepala SMAN 3 Jombang Saidun.

Kepala SMKN 2 Jombang Amiroh. Serta Kepala SMAN Bareng Anik Noerachini. Selama ditinggal, posisi mereka diisi Plh dari kepala sekolah lain, mengingat masa cuti lebih dari satu bulan.

”Karena lebih dari sebulan, jadi Plh harus dari kepala sekolah lain,” jelasnya.

Rinciannya, Plh Kepala SMKN 1 Jombang dijabat Khasanuddin yang juga kepala SMKN 3 Jombang. Plh Kepala SMAN 3 Jombang dijabat Budiono selaku kepala SMAN 2 Jombang.

Plh Kepala SMKN 2 Jombang dijabat Itha Pujiarti, kepala SMKN Gudo. Sedangkan Plh Kepala SMAN Bareng dijabat Dyah Ayu Endrianingsih, kepala SMAN 1 Jombang.

Ulil menegaskan, meski sejumlah guru turut menjalani cuti haji, proses pembelajaran tetap berjalan normal.

Sekolah telah mengatur pengganti dengan memaksimalkan guru lain yang memiliki mata pelajaran serupa.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Lulus Langsung Kerja

”Untuk kekurangan guru selama haji, ditutup oleh guru lain yang mapelnya sama. Itu menjadi kebijakan masing-masing sekolah, sehingga siswa tetap mendapatkan pelayanan pembelajaran,” jelasnya.

Dengan pengaturan tersebut, cabang dinas memastikan kegiatan belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan tetap berjalan lancar meski ditinggal sejumlah ASN yang menunaikan ibadah haji. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kepala sekolah #haji #Cuti haji #Jombang #guru